Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Belanda Perbarui Peringatan Perjalanan Untuk 8 Negara Eropa

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 06:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri Belanda mengumunkan bahwa pihaknya akan kembali melonggarkan atau bahkan mencabut travel warning untuk beberapa negara dan wilayah Eropa mulai Kamis (17/6) waktu setempat.

Negara-negara yang akan dicabut dari peringatan perjalanan termasuk Islandia, Polandia, dan Rumania, dengan tingkat peringatan diturunkan dari tingkat kuning yang berarti hati-hati menjadi hijau.

Wilayah yang saran perjalanannya telah dikurangi dari kode oranye menjadi kuning adalah Siprus, Liechtenstein, dan Swiss. Selain itu, semua wilayah Kroasia akan menjadi kuning kecuali wilayah Sjeverna Hrvatska utara, seperti juga pulau-pulau Aegean Selatan di Yunani.


Menyusul perubahan baru-baru ini, Belanda telah memberikan persetujuannya bagi penduduknya untuk bepergian ke 20 negara.

"Penyesuaian travel advice menjadi 'kuning' membuat perjalanan liburan tidak lagi dihalangi. Wisatawan tidak lagi harus menunjukkan hasil tes negatif sekembalinya ke Belanda dan tidak harus dikarantina," kata kementerian itu, seperti dikutip dari NL Times, Rabu (16/6).

"Tapi hati-hati, beberapa negara yang memakai warna kuning atau hijau memberlakukan pembatasan masuk," lanjutnya.

Wisatawan dari Belanda diminta untuk memeriksa peraturan masuk di negara pilihan mereka untuk memastikan mereka dapat melakukan perjalanan.  

"Selain itu, tetap penting bagi para pelancong untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mereka tetap mendapat informasi tentang perkembangan selama mereka tinggal dan setelah kembali," kata pemerintah.

Badan kesehatan masyarakat RIVM mengumumkan pada hari Selasa bahwa para pelancong yang kembali dari Portugal dan pulau-pulau Spanyol harus melakukan tes Covid-19 sebagai tindakan pencegahan.

Sejumlah besar remaja Belanda yang merayakan kelulusannya di destinasi tersebut juga telah diminta untuk menjalani tes meski tidak mengalami gejala penyakit.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya