Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen/Net

Dunia

Tanggapi Tsai Ing-wen Soal Penundaan Pengiriman AstraZeneca, Jubir Thailand: Kami Tidak Memblokir Ekspor Vaksin

SENIN, 14 JUNI 2021 | 06:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wakil juru bicara pemerintah Thailand, Traisuree Taisaranaku, dalam keterangan terbarunya mengatakan, bahwa negaranya tidak memblokir ekspor vaksin AstraZeneca buatan mereka.

Pernyataan tersebut menanggapi Presiden Taiwan Tsai Ing-wen yang mengatakan bahwa Thailand menyimpan sendiri dosis vaksin yang diproduksinya, mengingat situasi pandemi di negara itu.

Tsai pada hari Jumat (11/6) mengumunkan bahwa Taiwan telah memesan 10 juta dosis dari AstraZeneca, yang sebagian besar memproduksinya di Thailand, tetapi Thailand 'lebih memprioritaskan agar vaksin digunakan di Thailand'.


"Thailand tidak memblokir ekspor AstraZeneca," kata Taisaranaku di Twitter, seperti dikutip dari Bangkok Post, Minggu (13/6).

"Itu urusan produsen yang mengelola," lanjutnya.

Dia tidak merinci apakah yang dimaksud 'produsen' itu adalah AstraZeneca atau pabrikan Thailand, Siam Bioscience.

Baik Kementerian kesehatan maupun kedua perusahaan menolak untuk mengomentari alasan penundaan ekspor tersebut.

Thailand dan Taiwan sama-sama mengalami lonjakan kasus virus corona dalam beberapa pekan terakhir setelah berbulan-bulan berhasil mengendalikan wabah mereka.

Filipina mengatakan bulan ini mereka memperkirakan ada penundaan vaksin AstraZeneca buatan Thailand karena penundaan produksi. Pun Malaysia yang juga mengatakan memperkirakan hal serupa.

Rencana distribusi AstraZeneca di Asia Tenggara bergantung pada 200 juta dosis yang dibuat oleh Siam Bioscience, perusahaan yang pertama kali membuat vaksin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya