Berita

Penandatanganan kerja sama partai Golkar dan United Russia Party pada 11 Juni 2021/Ist

Politik

Golkar Kerjasama Dengan United Russia Party, Airlangga: Rusia Banyak Membantu Demokratisasi Indonesia

JUMAT, 11 JUNI 2021 | 13:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perjanjian kerjasama telah ditandatangani antara partai Golkar dan United Russia Party atau Rusia Bersatu yang digawangi Presiden Vladimir Putin.

Penandatanganan digelar secara virtual antara Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlanggar Hartarto dan Deputy Secretray of the General Council of the United Russia Party Klimov Andre Arkadievich pada Jumat (11/6).

Dalam sambutannya, Airlangga, atas nama Golkar dan Menko Perekonomian RI, menyambut baik kerja sama tersebut. Terlebih Indonesia dan Rusia memiliki hubungan yang sudah terjalin selama 70 tahun.


"Suatu kehormatan bagi kami dapat bertemu pada acara ini yang memiliki dampak bagi hubungan negara dalam memperkuat kerjasama multilateral maupun bilateral dengan Russia. Rusia juga merupakan salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Indonesia di PBB serta membantu alutsista untuk pembebasan Irian Barat," ujar Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

Airlangga mengatakan, hubungan bilateral dengan Russia memiliki nilai yang sangat strategis. Kedua negara menjalin kerja sama di berbagai bidang, baik dalam forum bilateral maupun multilateral.

"Di sektor politik, Rusia telah banyak membantu perkembangan demokratisasi di Indonesia, menjadikan hubungan antara Indonesia dan Rusia sebagai bagian dari kemitraan strategis," lanjut Airlangga.

Bagi Indonesia, ia menuturkan, Rusia merupakan mitra dagang utama di Eropa Timur. Terdapat 38 proyek strategis dengan nilai investasi sebesar 2,9 juta dolar AS di antara kedua negara.

Di bidang sosial, bantuan-bantuan dari Rusia begitu cepat dan tanggap saat Indonesia mengalami berbagai bencana alam besar seperti gempa bumi dan tsunami. Bahkan di tengah pandemi, kerja sama kedua negara berkaitan dengan vaksinasi Covid-19.

"Kami mengapresiasi kerjasama dengan vaksin Sputnik V yang saat ini sedang berjalan, karena kerjasama ini tidak hanya berkaitan dengan distribusi vaksin melainkan juga kerjasama produksi vaksin antara industri farmasi Indonesia dengan Sputnik V dalam program Joint Production," tambah Airlangga.

Airlangga juga mengapresiasi Rusia yang telah menyumbangkan banyak devisa untuk Indonesia dengan besarnya wisatawan. Rusia termasuk lima besar negara yang paling banyak memberikan wisatawan ke Indonesia.

Untuk meningkatkan kerjasama pariwisata, Airlangga mendorong semakin intensnya penerbangan langsung dari Rusia ke berbagai daerah di Indonesia.

Rusia juga telah banyak memberikan peninggalan di Indonesia, termasuk Stadion Gelora Bung Karno, Tugu Tani, Tugu Selamat Datang, dan Patung Pemuda.

Di akhir pernyataannya, Airlangga mengajak Rusia untuk bekerjasama mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca Covid-19.

"Peran Rusia begitu diharapkan dalam membuka potensi-potensi investasi di Indonesia untuk pada forum-forum pemerintah secara formal ini dapat leboh diperbanyak dan kami dari Partai Golkar dengan tangan terbuka akan membantu dalam kelancaran tersebut," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya