Berita

Sandiaga Salahudin Uno/Net

Politik

Genjot Pertumbuhan Parekraf, Sandiaga Uno Siapkan Program Wisata Vaksin

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 23:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah menyiapkan program wisata vaksin di destinasi wisata seperti Bali.

Dikatakan Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno, lrogram ini disiapkan sebagai salah satu upaya mempercepat target vaksinasi virus corona baru (Covid-19) nasional sekaligus menggenjot laju sektor pariwisata.

"Wisata vaksin ini suatu keniscayaan, bahwa ruang lingkup pariwisata dan ekonomi kreatif yang harus kita pastikan bahwa vaksin untuk warga negara Indonesia gratis, sebagai barang publik, " kata Sandiaga, Rabu (9/6).


Wisata vaksin saat ini sedang jadi tren di Amerika Serikat dan Eropa. Setelah paspor vaksin, wisata vaksin kini dilakukan untuk menggenjot laju pariwisata negara.

Nantinya, kata Sandiaga, tren wisata vaksin ini akan dibuat dalam program pembangunan destinasi wisata. Dia mengajak para penyelenggara agen perjalanan untuk memasukkan kegiatan vaksin dalam paket wisata.

"Harapannya mungkin bisa dimulai seperti pemulihan Bali. Sebelum berangkat divaksin, tinggal 14 hari di Bali, dan sebelum pulang divaksin lagi," katanya.

Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini menginginkan, program wisata vaksin meningkatkan vaksinasi yang belum tersentuh di Bali. Termasuk juga meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

"Dan saya ingin mencoba memberikan alternatif lain. Karena saya melihat begitu banyak berseliweran promosi-promosi untuk vaksin di luar negeri," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini.

"Jadi ini yang kita harapkan kita lakukan dengan hastag #DiIndonesiaAja. Dan ini sedang saya laporkan dan saya diminta untuk menyusun program ini bersama Pemerintah Provinsi Bali," demikian Sandiaga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya