Berita

Institut Virologi Wuhan/Net

Dunia

Jawab Konspirasi Kebocoran Lab Wuhan, China: Empat Kasus Covid-19 Pada 2020 Bukan Staf Laboratorium

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 06:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pejabat Laboratorium Keamanan Hayati Nasional Wuhan di Institut Virologi Wuhan buka suara soal tudingan yang menyebut staf mereka terinfeksi Covid-19 dan influenza pada periode awal pandemi di 2020.

"Empat kasus infeksi Covid-19 dan influenza yang ditemukan selama studi retrospektif sampel pada Januari 2020, bukan staf lab," kata Yuan Zhiming, Direktur Laboratorium Keamanan Hayati Nasional Wuhan, seperti dikutip dari Global Times, Rabu (9/6).

Pernyataan tersebut, menurutnya, sesuai dengan hasil penelitian bersama WHO yang dirilis oleh Komisi Kesehatan Nasional China pada Selasa (8/6) malam waktu setempat.


Penelitian itu, setelah publikasi versi bahasa Inggris oleh WHO pada 30 Maret, lebih banyak berisi informasi tentang laporan WHO dan pakar China yang mengunjungi institut tersebut pada 3 Februari serta tanggapan terhadap teori konspirasi 'kebocoran lab'.

Yuan mengatakan bahwa staf lab harus melaporkan setiap hari tentang kondisi kesehatan mereka sejak epidemi.

"Sampel serum disimpan setiap tahun untuk staf laboratorium, dan tidak ada laporan penyakit abnormal yang diterima. Tidak ada penyakit yang didiagnosis, dan semua anggota staf dites negatif untuk antibodi virus corona baru," katanya.

Ia menjelaskan, pihak laboratorium bersama  Wuhan Union Hospital of China melakukan studi retrospektif terhadap 1.001 sampel pasien di rumah sakit tersebut dan menemukan empat kasus infeksi flu dan Covid-19 pada 700 sampel pada Januari 2020. Jadi, keempat kasus tersebut bukan staf lab.

Dalam laporan versi China, Shi Zhengli, yang dijuluki 'Wanita Kelelawar' China dari institut tersebut, juga menanggapi kematian para penambang di Provinsi Yunnan, China Barat Daya.

Shi mengatakan bahwa dia menguji sampel para penambang tiga bulan setelah mereka sakit, dan pergi ke tambang tujuh kali antara 2012 dan 2015 tetapi tidak menemukan virus yang menyerupai virus corona baru.

"Para penambang kemungkinan besar terinfeksi jamur saat membersihkan kotoran burung," kata Shi.

Shi mengatakan masalah itu telah diklarifikasi dalam tambahan artikel Nature.

Meskipun para ilmuwan China dan internasional telah berulang kali membantah konspirasi 'kebocoran lab', beberapa negara Barat termasuk AS terus menghebohkannya.

Bloomberg melaporkan pada Selasa, bahwa AS dan UE diharapkan untuk bersama-sama menyerukan kemajuan pada studi fase 2 yang diselenggarakan oleh WHO secara transparan, berbasis bukti, dan dipimpin oleh para ahli tentang asal-usul Covid-19, yang bebas dari campur tangan selama pertemuan para pemimpin di Brussels akhir bulan ini.

Sebagai tanggapan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan pada konferensi pers rutin hari Rabu, bahwa pendekatan politis yang semakin menyimpang dari tujuan studi asal virus, tidak hanya sangat berdampak pada upaya anti-epidemi AS, tetapi juga memberikan dampak negatif pada kerja sama internasional.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya