Berita

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu/Net

Dunia

Tiga Pejabat Senior Turki Kutuk Tabrak Lari Keluarga Muslim Kanada: Demonisasi Umat Muslim Harus Diakhiri

RABU, 09 JUNI 2021 | 09:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah pejabat senior Turki buka suara terkait insiden tabrak lari yang menewaskan satu keluarga Muslim di Kanada.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dalam pernyataan yang diunggah di akun Twitternya pada Selasa (8/6), mengajak seluruh masyarakat internasional ikut ambil bagian dalam memerangi Islamofobia.

"Semoga rahmat Allah tercurah atas empat saudara dan saudari Muslim kami dari keluarga yang sama yang dibantai di Kanada," kata Mevlut, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (9/6).


"Kita semua harus berjuang bersama melawan terorisme Islamofobia, rasisme dan diskriminasi," katanya.

"Komunitas internasional harus mengambil tindakan bersama tanpa penundaan lebih lanjut," lanjut Cavusoglu.

Kecaman juga datang atas peristiwa pembunuhan itu dari Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin.

"Itu menunjukkan sekali lagi bagaimana ketakutan yang dibangun mengarah pada kebencian, kebencian pada permusuhan dan kekerasan," cuitnya di Twitter.

"Barbarisme modern ini harus dihentikan. Demonisasi terhadap Muslim harus diakhiri," lanjutnya.

Sementara Omer Celik, juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) Turki, mengkritik penggunaan retorika anti-Islam oleh beberapa politisi dan media, dengan mengatakan hal itu mendorong kejahatan rasial.

"Ini bukan hanya tindakan kriminal sederhana," kata Celik dalam sebuah tweet.  

"Bahasa politik dan media, yang memberikan kredit untuk kejahatan rasial, bertanggung jawab untuk ini," ujarnya.

Empat anggota keluarga Muslim asal Pakistan tewas ketika seorang sopir truk pickup, Nathaniel Veltman (20), dengan sengaja menabrak mereka di London, Ontario pada Minggu malam.

Anggota keluarga lainnya, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, selamat dari serangan itu dan berada di rumah sakit, di mana dokter menyebut kondisinya serius tetapi tidak mengancam jiwa.

Nama-nama para korban dirilis, tetapi polisi Kanada mengatakan mereka adalah dua wanita, berusia 74 dan 44 tahun, seorang pria berusia 46 tahun, dan seorang gadis berusia 15 tahun.

Pengemudi itu ditangkap tak lama kemudian dan didakwa dengan empat tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan satu tuduhan percobaan pembunuhan.

Dalam keterangannya, pihak kepolisian setempat mengatakan pada Senin (7/6) bahwa ini adalah tindakan yang telah direncanakan sebelumnya.

"Ada bukti bahwa ini adalah tindakan yang direncanakan, dimotivasi oleh kebencian," kata Inspektur Detektif Paul Waight pada konferensi pers.

"Diyakini bahwa para korban ini menjadi sasaran karena mereka Muslim," lanjutnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya