Berita

Pasien Covid-19 di dalam unit perawatan intensif rumah sakit Universitas Teerthanker Mahaveer di kota Moradabad, India utara, pada 5 Mei 2021/Net

Dunia

Delapan Anggota Keluarganya Tewas Karena Covid Dalam 22 Hari, Wanita Dubai Luncurkan Kampanye Bantuan India

SELASA, 08 JUNI 2021 | 11:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kehilangan keluarga merupakan pukulan yang sangat berat. Seorang warga Dubai keturunan India, telah kehilangan delapan saudaranya dalam waktu kurang dari satu bulan akibat wabah pandemi di India. Namun, ia berusaha tidak  'meneteskan air mata' untuk duka itu, ia malah berinisiatif untuk memberikan bantuan kepada negara asalnya itu agar tidak ada lagi orang-orang yang kehilangan seperti dirinya.  

Juhi Khan mengatakan dia berusaha tegar ketika anggota keluarga, termasuk ayah mertuanya, meninggal dengan waktu yang berdekatan selama 22 hari pada saat India mengalami lonjakan kasus.

Juhi kemudian meluncurkan kampanye 'We Are With You' sebuah gerakan amal kelompok masyarakat India yang bekerja sama dengan organisasi amal UEA, Dar Al Ber Society. Semua orang bisa berkontribusi dalam gerakan ini.


Uang yang terkumpul digunakan untuk membeli obat-obatan, tabung oksigen, dan tempat tidur rumah sakit, serta memberikan dukungan kepada pasien yang pulih dari Covid-19 dan mereka yang berduka atas kematian orang yang dicintai.

Dana yang terkumpul juga akan digunakan untuk membeli pakaian pelindung dan mengatur layanan ambulans untuk rumah sakit di kota-kota India dan distrik-distrik terpencil.

“Orang dapat berkontribusi dari mana saja di dunia,” kata Khan, wanita pendiri kelompok komunitas Future Philanthropist, kepada The National.

“Kami ingin membantu, berharap mereka segera pulih dan kembali memajukan India. Mereka sangat menderita secara mental dan emosional, dan kami ingin membantu secara besar-besaran,” katanya.

Sebelumnya Khan memangbanyak terlibat dalam kegiatan amal. Namun, kehilangan anggota keluarga semakin memicunya untuk lebih banyak berbuat lebih agar tidak ada keluarga yang merasakan kehilangan lagi seperti dirinya.

Tragedi itu memberikan motivasi ekstra bagi wanita 48 tahun ini
.
“Ketika Anda menderita kerugian pribadi seperti itu, lukanya sangat dalam. Saya bisa merasakan penderitaan mereka di India.

"Kematian di keluarga saya membuat dorongan lebih kuat untuk maju dengan inisiatif yang saya rencanakan," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya