Berita

Rapat kerja Komisi III DPR bersama Polri, Kejagung dan Kemenkumham di Kompleks Parlemen, Senayan/RMOL

Politik

Benny K Harman Usul TWK Juga Diterapkan Kemenkumham, Kejagung, Dan Polri

SENIN, 07 JUNI 2021 | 14:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi III DPR RI mengusulkan agar tes wawasan kebangsaan (TWK) turut diterapkan kepada seluruh pegawai Polri dan Kejaksaan Agung serta Kementerian Hukum dan HAM.

Usulan tersebut disampaikan anggota Komisi III DPR, Benny K Harman dalam rapat kerja bersama Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung, dan Polri di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/6).

"Kalau boleh, di Kejaksaan, Kepolisian, dan Kumham juga dilakukan hal yang sama dan juga harus ada anggarannya di sini. Kalau bisa," kata Benny.


Usulan pelaksanaan TWK kepada tiga mitranya itu dimaksudkan supaya personel tiga lembaga itu dapat menjalanman tugasnya dengan profesional.

"Tentu maksudnya bukan untuk memecat atau memberhentikan yang tidak suka dengan kita, tapi benar-benar dalam rangka menjalankan fungsi secara profesional supaya ada militansi. Saya tidak melihat itu (kerja militan) ada di sini, atau mungkin saya tidak menangkap," jelasnya.

Menjawab usulan Benny, Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono mengatakan, Polri sudah memiliki tes serupa TWK yang dilakukan terhadap calon anggota Polri.

Selain itu tes juga dilajukan kepada anggota Polri yang akan mengalami kenaikan pangkat.

"Bahkan bukannya tes masuk pada sekolah-sekolah pengembangan, kami sudah ada namanya itu di Propram tes PMK," katanya.

Dalam menyelenggarakan tes PMK, kata Gatot, Polri tidak menyiapkan anggaran khusus untuk menggelar tes tersebut.

"Kami memang tidak khusus membuat anggaran seperi anggaran tes wawasan kebanggsaan. Tapi setiap pendidikan itu sudah ada maupun untuk kenaikkan pangkat sudah masuk dalam pembinaan profesionalisme anggota Polri," demikian Gatot.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya