Berita

Politikus senior Partai Demokrat, Syarief Hasan/RMOL

Politik

Politikus Senior Demokrat Sarankan Jadwal Pemilu Serentak 2024 Sesuai UU 7/2017

SENIN, 07 JUNI 2021 | 11:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Forum Konsinyering Komisi II DPR RI bersama KPU, Bawaslu, dan DKPP telah memutuskan Pemilu Serentak digelar 28 Februari 2024. Disusul Pilkada Serentak pada 27 November pada tahun yang sama.

Artinya, mengacu kepada UU 7/2017 tentang Pemilu, jadwal Pemilu Serentak tersebut dimajukan dari seharusnya digelar pada April 2024.

Bagi politisi senior Partai Demokrat, Syarief Hasan, dimajukannya jadwal Pemilu Serentak 2024 tidak bisa disebut ideal.


"Belum, belum ideal," ujar Syarief kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/6).

Syarief Hasan yang juga anggota Komisi I DPR RI ini lebih menyarankan jadwal Pemilu Serentak tetap digelar sesuai jadwal yang mengacu ke UU 7/2027.

"Jadwalnya ya kita sesuaikan saja dengan UU (di bulan April)," singkatnya.

Berdasarkan hasil Forum Konsinyering, Pemilu Serentak digelar 28 Februari 2024 dan disusul Pilkada Serentak pada 27 November

Keputusan yang masih bersifat sementara ini, diambil dalam forum konsinyering yang dilakukan pada Kamis malam lalu (3/6).

Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan Komisi II, pemerintah, Komisi pemilihan umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Ada 4 keputusan yang dihasilkan dalam Konsiyering tersebut.

Pertama, pemungutan suara Pemilu Serentak (Pileg dan Pilpres) 2024 adalah hari Rabu 28 Februari 2024. Kedua, pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 adalah hari Rabu 27 November 2024.

Selanjutnya, Tahapan Pemilu Serentak 2024 dimulai 25 bulan sebelum Hari-H pemungutan suara yakni Maret 2022.

Keempat, syarat pencalonan dalam Pilkada Serentak 2024 adalah hasil Pemilu DPRD Provinsi/Kab/Kota Pemilu 2024 (perolehan suara dan perolehan kursi Pemilu 2024).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya