Berita

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Elektabilitas Makin Melesat, Demokrat: Rakyat Tahu Mana Yang Perjuangkan Harapan Rakyat

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 23:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, kembali menunjukkan lonjakan signifikan elektabilitasnya.

Dua survei terbaru dari CISA dan Parameter Politik Indonesia (PPI) mengkonfirmasi tren kenaikan itu.

Survei CISA  menempatkan AHY pada urutan kedua (15,51 persen) di bawah Anies Baswedan dan Demokrat (13,22 persen) di bawah PDIP.


Sedangkan dalam survei PPI, elektabilitas Demokrat naik signifikan di urutan keempat (8,4 persen) dan AHY di posisi keempat (5,6 persen) di bawah Prabowo, Ganjar dan Anies.

Menanggapi ini, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan kalau rakyat sekarang butuh pemimpin dan parpol yang melakukan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.

Dijelaskan Herzaky, saat ii rakyat juga memahamai mana pemimpin yang benar-benar melakukan kerja serius membantu rakyat dalam menghadapai krisis ekonomi akibat pandemi virus corona baru (Covid-19).

“Mana yang benar-benar memperjuangkan aspirasi dan harapan rakyat. Dan, Ketum AHY bersama pengurus dan kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia telah menunjukkan itu selama setahun terakhir,” kata Herzaky, Minggu (6/6).

Menurutnya rakyat sudah jengah dengan pemimpin yang hanya sibuk berjanji.

“Hari ini bilang apa, kenyataannya besok malah lain lagi yang dilakukan. Punya jabatan mentereng, bukannya membantu rakyat, malah bantuan buat rakyat dikorupsi,” imbuhnya.

Herzaky mengatakan pemerintah tanggung jawab besar sebagai pejabat publik, tapi sibuknya malah di Medsos.

“Luncurkan program ini itu, tapi tidak ada yang jalan di lapangan. Karena itu, rakyat memberikan apresiasi dan atensi luar biasa atas konsistensi dan kesungguhan Ketum AHY dan Demokrat membantu rakyat selama setahun terakhir ini,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya