Berita

Ekonom senior Rizal Ramli mengajak para aktivis untuk menyanyikan lagu Halo Halo Bandung/RMOL

Politik

700 Meter Dari Istana, Rizal Ramli Ajak Aktivis Nyanyikan Halo Halo Bandung

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 18:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sistem demokrasi Indonesia kini anjlok 30 poin karena terindikasi kembali kepada sistem otoriter.

Begitu yang disampaikan ekonom senior, Rizal Ramli (RR) saat memberikan sambutan di acara "Halal Bihalal Dan Pembukaan Rumah Konsolidasi Demokrat" di Kantor baru Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) di Jalan Veteran I, Gambir, Jakarta Pusat, atau sekitar 700 meter dari Istana Negara, Minggu sore (6/6).

Menurut RR, ProDEM bersama para aktivis lainnya telah berjuang, melawan dan berkorban untuk menghapuskan sistem otoriter dan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).


"Kita berhasil mengubah sistem otoriter menjadi demokratis dan KKN dikurangi. Tapi kemenangan itu hanya sementara karena anasir-anasir otoriter dan KKN kembali merebut kekuasaan, membalikkan tonggak-tonggak kemenangan yang kita bangun," ujar RR.

RR pun tergerak dengan apa yang telah disampaikan Ketua Majelis ProDEM, Iwan Sumule dalam pidato di depan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan aktivis ProDEM lainnya.

"Tadi juga Pak Ketua (Iwan Sumule) menjelaskan, bahwa kita terpaksa harus berjuang kembali karena kemenangan kita direbut, waktunya kita rebut kembali," kata RR.

Usai sambutannya, RR selanjutnya mengajak para peserta acara yang hadir untuk menyanyikan lagu nasional "Halo-Halo Bandung" ciptaan Ismail Marzuki.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya