Berita

Ekonom senior, Rizal Ramli di Kantor Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Jalan Veteran I, Gambir, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Jurus Atasi Krisis, RR Sarankan Jokowi Mundur Baik-baik Atau Presidential Threshold 0 Persen

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 16:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ekonom senior, Rizal Ramli (RR) memberikan pilihan untuk Presiden Joko Widodo agar Indonesia bisa keluar dari krisis sehingga bisa bangkit dan maju.

Saat menjadi pembicara dalam halal bihalal dan pembukaan rumah konsolidasi demokrasi ProDEM, Rizal Ramli meramal tiga tahun ke depan sampai 2024, krisis akan semakin besar. Rekayasa dan adu domba pun akan semakin menguat.

"Setiap ada masalah di Indonesia, solusi mereka cuma satu, radikal radikul. Kok bisa nyelesain masalah dengan slogan bahwa semua masalah di Indonesia radikal radikul? Padahal masalah utama kita adalah korupsi," kata Rizal Ramli di Kantor Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Jalan Veteran I, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu sore (6/6).


Jokowi pun kini punya pilihan agar masalah krisis di Indonesia bisa teratasi. Salah satunya dengan meletakkan jabatan sebagai kepala negara.

"Serahkan kepada pimpinan yang tangguh, yang memiliki integritas dan kompetensi untuk mengeluarkan Indonesia dari krisis. Tapi ada pertanyaan, jika Jokowi mengundurkan diri baik-baik, apakah kita akan memaafkan dia atau tidak?" tegas RR.

Saran lain, Jokowi perlu mendukung penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold yang kini dipatok 20 persen. Opsi itu perlu dilakukan bila Jokowi ingin tetap punya pengaruh pasca lengser dari kursi RI satu itu.

"Hanya dengan cara itu, Jokowi punya pengaruh pasca jadi presiden. Tinggal pilih, apakah Jokowi ingin punya arti atau ingin tidak berarti?" pungkas RR.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya