Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menyaksikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meresmikan Patung Kuda Bung Karno di Kemhan/Net

Politik

Disaksikan Megawati, Prabowo Urai Alasan Bangun Patung Kuda Bung Karno Di Kemhan

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 11:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meresmikan Patung Kuda Bung Karno di lapangan Bela Negara, Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi (6/6).

Peresmian turut disaksikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, bersama kepala Situation Room PDIP, Prananda Prabowo, dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Selain itu ada juga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Hukum dan HAM Yasonna F. Laoly, dan Wakil Ketua Komisi I dari PDI Perjuangan Utut Adianto.


Hadir pula KSAD Jenderal Andhika Perkasa, KSAL Laksmana Madya Ahmadi Heri, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra.

Dalam sambutannya, Prabowo mengurai bahwa pemilihan Patung Kuda Bung Karno semata-mata merupakan bentuk penghormatan pada proklamator kemerdekaan bangsa Indonesia. Dia mengingatkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa para pahlawannya.

“Bung Karno bukan saja presiden pertama, beliau adalah proklamator kemerdekaan dan juga beliau adalah penggagas ideologi negara kita yang saat ini mempersatukan seluruh bangsa Indonesia yaitu Pancasila,” kata Prabowo di lokasi.

"Karena itulah sepantasnya bagi kita sebagai generasi penerus untuk selalu mengenang jasa-jasa beliau,”imbuhnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menampik jika adanya Patung Kuda Bung Karno tersebut sebagai bentuk pengkultusannya kepada sosok Bung Karno yang charismatic.

“Ini bukan bagian dari kultus individu, ini bukan memuja-muja sejarah masa lalu. Tapi ini adalah pewarisan nilai-nilai kebangsaan. Generasi muda harus mengerti dan sadar darimana kita berasal,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya