Berita

Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo/RMOLPapua

Politik

Redam Konflik Di Papua, Bupati Tolikara Minta Pemerintah Sejahterakan Masyarakat

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 05:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah usulan dikemukakan Bupati Tolikara, Papua, guna meredam konflik di provinsi paling timur Indonesia itu yang seolah tak kunjung usai.

"Sejak kepemimpinan saya, sejak tahun 2012-2021 atau dua periode semenjak saya memimpin Kabupaten Tolikara belum pernah ada konflik yang dilakukan oleh masyarakat Tolikara," ucap Bupati Tolikara, Usman G Wanimpo, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Sabtu (5/6).

"Semua tergantung dari pemimpinan. Serta bagaimana polanya yang dilakukan sehingga bermanfaat untuk semua aspek," sambungnya.


Berbekal pengalamannya itu, Usman pun menawarkan pola baru kepada pemerintah untuk meredam konflik di Papua.

Pola yang diajukan Usman adalah pendekatan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai bentuk. Baik kelompok masyarakat adat dan kepala-kepala suku di kampung-kampung diberi biaya khusus dari dana Otonomi Khusus (OTSUS).

"Saya lakukan dengan sungguh-sungguh mengacu pada peraturan persiden No 84 tentang pemberdayaan masyarakat asli Papua guna berpartisipasi dalam pembangunan daerah," ucapnya.

Usman pun menilai pola yang digunakan saat ini oleh Pemerintah harus diubah karena kurang efektif.

Menurut Usman, 'mata pencarian' orang Dani adalah perang. Begitu halnya dengan ketika seorang anak lihat orang tuanya dibunuh oleh suku mana. Mereka akan dendam sampai turun temurun ini masuk dalam adat suku Dani."

"Oleh karena itu polanya harus diubah karena dapat menciptakan dendam yang luar biasa dan berkepanjangan," pungkas Usman G Wanimbo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya