Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, FAO: Bumi Kehilangan 4,7 Juta Hektar Hutan Setiap Tahun

SABTU, 05 JUNI 2021 | 23:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dunia hari ini sedang merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Perayaan yang dirayakan setiap tanggal 5 Juni itu, tahun ini mengambil tema 'Ecosystem Restoration' atau 'Restorasi Ekosistem'.

Di tengah perayaan, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) merilis laporan terbaru. Hasilnya cukup miris: hutan-hutan menghilang pada tingkat yang mengkhawatirkan, dengan lebih dari 4,7 juta hektar hilang setiap tahun, setara dengan satu lapangan sepak bola setiap tiga detik.

Lebih dari setengah lahan basah dunia telah menghilang dalam satu abad terakhir.


Amazon, hutan hujan terbesar di planet ini, kehilangan setidaknya 17 persen tutupan hutannya dalam setengah abad terakhir karena aktivitas manusia.

Di Indonesia, pulau Sumatera telah kehilangan 85 persen hutannya – terutama akibat konversi menjadi perkebunan kelapa sawit dan pulp (bubur kertas).

Sementara selama musim kebakaran hutan 2019-2020, bagian selatan dan timur Australia mengalami beberapa kebakaran skala besar dan intens. Pada 28 April 2020, sekitar 84.880 kilometer persegi, atau 6,3 persen dari total kawasan hutan Australia, telah terbakar, menurut data pemerintah Australia.

"Jejak manusia telah meluas hingga setengah dari lahan layak huni global digunakan untuk pertanian. Area yang digunakan untuk peternakan secara mengejutkan setara dengan luas hutan dunia," menurut data FAO, seperti dikutip dari CGTN, Sabtu (5/6).

Terlebih lagi, kehilangan tutupan pohon, yang mengacu pada hilangnya kanopi pohon karena penyebab manusia atau alam termasuk kebakaran, juga meningkat dari tahun ke tahun.

Menurut laporan Global Forest Watch, daerah tropis kehilangan 12,2 juta hektar tutupan pohon pada tahun 2020, di mana 4,2 juta hektar terjadi di dalam hutan primer tropis yang lembab.

Untuk diketahui, tempat-tempat ini telah menampung karbon dan keanekaragaman hayati Bumi selama puluhan ribu tahun.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya