Berita

Ilustrasi surat suara pemilu/Net

Politik

Kalau Hanya Dua Paslon, Pilpres 2024 Anies-Airlangga Lawan Prabowo-Puan

SABTU, 05 JUNI 2021 | 17:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kemungkinannya kecil akan ada tiga pasangan calon atau Paslon pada Pilpres 2024 yang akan datang. Pasalnya, seluruh partai politik akan merapatkan barisan dalam dua koalisi besar.

Begitu bacaan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/6).

“Makanya saya prediksi bakalan muncul Prabowo berpasangan dengan Puan Maharani dengan Anies Baswedan-Airlangga Hartarto,” kata Adib.


Namun kata pengamat kebijakan publik ini, tidak menutup kemungkinan akan muncul poros baru dengan usungan Capres Muhamin Iskandar dengan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Terlebih, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Demokrat disebut-sebut sudah mulai menggalang kekuatan jika nantinya akan ada koalisi besar dalam pertarungan Pilpres 2024 yang akan datang.

“PKS dan Demokrat bisa menjadi parpol bisa menjadi simbol perlawanan hegemoni koalisi parpol-parpol besar,” tandas Adib.

Adapun, dua barisan koalisi parpol besar itu, kata Adib, PDIP dengan Gerindra yang mengusung Prabowo-Puan atau Ganjar Pranowo dengan Golkar-Nasdem yang memasang Anies bersama Airlangga Hartarto.

“Sementara poros baru bisa PKB-PKS dan Demokrat bersatu mengusung calonnya sendiri. Ini saya kira parpol yang dominan ketika dua atau tiga paslon dalam Pilpres 2024 nanti,” tandas Adib.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya