Berita

Politisi PDI Perjuangan, Effendi MS. Simbolon/Net

Politik

Effendi Simbolon: Duet Puan-Anies Bukan Asbun, Untuk Satukan Kelompok Religius Dan Nasionalis

SABTU, 05 JUNI 2021 | 15:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Melemparkan wacana untuk memasangkan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai capres dan cawapres 2024, bukan pendapat asal bunyi alias asbun.

Demikian ditegaskan politisi PDI Perjuangan, Effendi MS. Simbolon sebagai penggagas duet Puan-Anies.

"Bagaimana kalau dipasangkan Mbak Puan dengan Mas Anies, ya itu bukan asbun," ujar Effendi Simbolon saat jadi pembicara rilis survei Parameter Politik Indonesia sekaligus webinar bertema "Peta Politik Menuju 2024 dan Isu Politik Mutakhir", Sabtu (5/6).


Kata anggota DPR itu, duet Puan-Anies lahir dari pengkajian dari perjalanan adanya satu kelompok besar, yaitu kelompok nasionalis dan religius di Indonesia.

"Kita tidak bisa kesampingkan ada kelompok nasionalis, tapi sekaligus ada kelompok besar kelompok religius, yang selama ini di dalam satu periode terakhir ini berhadap-hadapan," terang Effendi Simbolon.

Bagi dia, kalangan politisi harus peka untuk mencari titik temu dari kelompok nasionalis dan religius itu. Dia meyakini, jawabannya adalah paket Puan-Anies.

"Kita justru harusnya pertemukan antara mereka-mereka yang ada di kolam religius dan kolam nasionalis untuk menyatukan demi kepentingan bangsa Indonesia," ucap Effendi Simbolon.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya