Berita

Temuan survei Paremeter Politik Indonesia/RMOL

Politik

Survei Parameter: PDIP Masih Unggul, PKB Berada Di Bawah Demokrat

SABTU, 05 JUNI 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan unggul di atas Partai Gerindra dan Partai Golkar dalam rilis survei yang dilakukan Paremeter Politik Indonesia.

"PDI Perjuangan 22,1 persen tetap menempati posisi di puncak," ujar Direktur Eksekutif Parameter Indonesia, Adi Prayitno dalam rilis survei dan webinar bertema "Peta Politik Menuju 2024 dan Isu Politik Mutakhir", Sabtu (5/6).

Di bawah PDIP ada Partai Gerindra (11,9 persen), Partai Golkar (10,8 persen), Partai Demokrat (8,4 persen), dan PKB (8,2 persen).


Berikutnya, PKS (7,5 persen), Partai Nasdem (5,0 persen), dan PAN (4,3 persen).

Dengan asumsi ambang batas parlemen (parlementary threshold) tetap 4 persen, ada beberapa partai berada di bawah angka tersebut. Yakni PPP (3,5 persen), PSI (1,6 persen), serta Perindo (1,5 persen).

Selanjutnya partai dengan presentase di bawah satu persen ada Partai Hanura, Partai Berkarya, Partai Gelora, Partai Ummat, PBB dan PKPI. Termasuk, sebanyak 12,9 persen responden belum menentukan pilihan.

Dijelaskan Adi Prayitno, angka-angka yang dirilis Parameter Politik Indonesia diyakini akan tetap stabil hingga gelaran Pemilu Serentak (Pileg dan Pilpres) tahun 2024.

"Jumlah prosentase yang relatif stabil, kemungkinan besar jika tidak ada kejadian politik luar biasa, partai-partai ini yang akan lolos ke Parlemen," ucapnya.

Paremeter Politik Indonesia melakukan survei pada 23-28 Mei 2021, dengan sampel sebanyak 1.200 responden yang diambil dengan menggunakan metode simple random sampling dari 6.000 nomor HP yang sudah dipilih secara acak.

Adapun margin of error survei sebesar plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya