Berita

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Dorong Sepeda Karya Anak Bangsa Bisa Tingkatkan Produksi Lokal

SABTU, 05 JUNI 2021 | 00:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dalam rangkaian kunjungannya ke Kota Bandung menyempatkan diri datang ke pabrik perakitan sepeda Kreuz di Jalan Rereng Adumanis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jumat (4/6).

Politisi yang juga Menko Perekonomian itu hadir untuk melihat secara langsung produksi sepeda dalam negeri.

Airlangga mengapresiasi produk sepeda lipat buatan PT Kreuz Bike Indonesia.


Airlangga berpendapat sepeda pabrikan asal Bandung itu mampu bersaing dengan produk sejenis buatan pabrikan besar, bahkan produk impor.

"Ini adalah karya _engineering_ anak muda bangsa yang tentu harus didorong oleh pemerintah, karena ini sangat kompetitif dengan produk sejenis. Jadi ini luar biasa, kita apresiasi," ujar Airlangga.

Apalagi, menurut Airlangga, selama pandemi Kreuz mampu meningkatkan penjualannya.

Diawali dengan satu prototype pada tahun 2019, hingga kini mampu menjual kurang lebih sebanyak 150 sepeda tiap bulannya, dengan harga yang bervariasi antara Rp 15- 25 juta.

"Sepeda ini nilainya kelas premium dan bisa bersaing dengan produksi luar negeri. Jadi, kami (pemerintah) bakal mendorong merk kreasi anak bangsa seperti Kreuz ini," ucapnya.

Airlangga mengatakan kalau pemerintah juga telah membantu untuk standarisasinya dalam bentuk SNI, dan akan terus mendorong untuk peningkatan produksi sepeda Kreuz.

"Sekarang yang mau memesannya sampai harus menunggu 1,5 bulan. Itu hal yang luar biasa dan patut diapresiasi. Kami tentu akan terus dorong industri dalam negeri serta membantu dalam meningkatkan fasilitas produksi karena 70 persen komponennya dalam negeri," tutupnya.

Pembuatan sepeda Kreuz juga menggerakkan lima industri penunjang yg menjadi vendornya, sehingga hal tersebut menjadi nilai tambah di situasi pandemi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya