Berita

Jurubicara PDI Perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus/Net

Politik

Tanggapi Andi Arief, Dedy Sitorus: Kayaknya Dia Kebanyakan Begadang

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 16:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief soal komunikasi dengan PDI Perjuangan selain kubu Hasto Kristiyanto ditanggapi enteng Jurubicara PDI Perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus.

Sambil berkelakar, Dedy Sitorus menyebut bahwa Andi Arief kurang tidur saat menyampaikan pernyataan itu.

“Kayaknya dia kebanyakan begadang,” ujarnya sambil tertawa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/6).


Anggota Komisi VI DPR RI ini meminta Andi Arief untuk menyampaikan secara lugas siapa dari pihak PDIP yang telah berkomunikasi dengan Demokrat. Dengan begitu maka tidak akan ada polemik di tengah masyarakat yang muncul dari pernyataan Andi Arief.

"Sebab selain masih sangat jauh dan bukan merupakan prioritas PDIP saat ini. Pilpres merupakan ranah Ketua Umum PDI Perjuangan sesuai amanat Kongres V PDI Perjuangan tahun 2019,” jelas Dedy.

Menurutnya, jika Demokrat bertemu dan berbicara hanya dengan kader PDI Perjuangan, maka tidak perlu ditanggapi secara serius.

"Kalau yang dimaksud adalah bertemu dengan kader PDI Perjuangan lalu ngobrol ngalur-ngidul soal pilpres, itu biasa sebagai politisi,” katanya.

Dedy menambahkan, saat ini PDI Perjuangan belum memikirkan perihal Pilpres 2024. Banteng moncong putih masih fokus terhadap permasalahan hajat hidup rakyat Indonesia. Terlebih dengan adanya polemik keberangkatan haji saat ini.

"Ngobrol Pilpres sekarang ini hanya kerjaan orang-orang yang tidak mengerti kondisi bangsa,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya