Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

Survei CISA: Gerindra Terdepak Dari Lima Besar, Demokrat Masuk Papan Atas

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 14:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sempat diguncang konflik internal, elektabilitas Partai Demokrat mengalami tren peningkatan berdasarkan survei terbaru Lembaga Analis dan Konsultan Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA).

Partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY ini bertengger di posisi kedua dengan angka 13,22 persen.

Pada urutan pertama masih diduduki PDIP dengan elektabilitas 18,91 persen. Peringkat tiga Partai Golkar dengan raihan 11,65 persen.


"Peringkat empat ditempati Partai Kebangkitan Bangsa yang mendapatkan 11,20 persen,” kata Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (4/6).

Herry melanjutkan, survei yang dilakukan lewat wawancara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan antara surveyor dan responden menempatkan Partai Gerindra dan Partai Nasdem keluar dari 5 besar.

Di sisi lain, ada penguatan elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera yang membuat PAN dan PPP merosot.

“Gerindra dan Nasdem keluar dari 5 besar. Gerindra mendapatkan 10,36 persen sedangkan PKS kembali menguat di 9,33 persen, serta Nasdem harus puas karena hanya mendapatkan 6,43 persen. Sedangkan PAN 3,35 persen dan PPP 2,88 persen," kata Herry.

Survei CISA digelar sejak 27 Mei sampai 1 Juni 2021 yang menyasar 1.600 responden di 34 provinsi secara proporsional melalui penarikan sampel dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Margin of error survei mencapai 2,85 persen dengan tingkat kepercayaan pada 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya