Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jepang Protes Penahanan Awak Dan Penyitaan Kapal Penangkap Ikan Oleh Rusia

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 12:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jepang menolak protes yang diajukan ke Kedutaan Besar Jepang di Rusia atas insiden yang melibatkan kapal nelayan Jepang Eiho Maru No. 172 di lepas pantai Sakhalin. Penolakan itu disampaikan  Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi pada konferensi pers di Tokyo, Jumat (4/5).

Motegi mengatakan, bahwa kapal pukat Jepang berlayar di di zona ekonomi eksklusif negara itu, sehingga tidak semestinya ditahan oleh layanan patroli perbatasan Rusia.

"Kami menolak protes dari pihak Rusia, kami menolaknya dan menuntut agar kapal dan awaknya segera dibebaskan," kata Motegi, yang meyakini bahwa kapal Jepang sama sekali tidak melanggar batas zona.
 

 
Pada Kamis (3/5), Kementerian Luar Negeri Rusia menginformasikan bahwa mereka telah mengeluarkan protes tegas atas insiden Eiho Maru No. 172 kepada Kedutaan Jepang.

Badan diplomatik Rusia menekankan bahwa kapal itu ditemukan oleh petugas kontrol perbatasan Rusia di zona ekonomi eksklusif Rusia dekat pantai Sakhalin. Kapal itu tidak menggubris saat petugas patroli memberi peringatan dan malah terlihat akan melarikan diri saat akan ditangkap.

Sebuah koperasi perikanan yang berbasis di Wakkanai, tempat Eiho Maru berada, membantah klaim tersebut, dengan mengatakan data navigasi menunjukkan kapal pukat itu beroperasi di ZEE Jepang, seeprti dilaporkan Japan Today, Jumat (4/5)

Ia juga mengklaim bahwa petugas patroli menembakkan gas airmata saat berusaha menahan awak kapal.

Otoritas perbatasan Rusia mengatakan bahwa itu adalah  tembakan peringatan, ditembakkan untuk menghentikan kapal saat berusaha melarikan diri dari salah satu kapal patroli.

Insiden itu terjadi beberapa hari setelah kapal nelayan Jepang lainnya bertabrakan dengan kapal Rusia dan terbalik di Hokkaido, menyebabkan tiga awak tewas.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya