Berita

Perdana Menteri Justin Trudeau/Net

Dunia

Setelah Penemuan Kuburan Massal Siswa, Justin Trudeau Janjikan Tindakan Nyata Untuk Para Pribumi

SELASA, 01 JUNI 2021 | 11:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Justin Trudeau bersumpah untuk bertindak setelah penemuan kuburan massal yang berisi sisa-sisa 215 siswa sekolah asrama.

Usai menyampaikan duka cita mendalam atas nama pemerintah, pada Senin (31/5) ia berjanji akan memberikan bantuan kepada masyarakat adat.
“Sebagai seorang ayah, saya tidak dapat membayangkan bagaimana rasanya anak-anak saya diambil dari saya,” kata Trudeau dalam sebuah konferensi pers, seeprti dikutip dari AFP.

“Dan sebagai perdana menteri, saya terkejut dengan pemberitaan memalukan ini, bahwa banyak anak pribumi yang dirampas kemerdekaannya dan berpisah dari keluarga mereka."

“Dan sebagai perdana menteri, saya terkejut dengan pemberitaan memalukan ini, bahwa banyak anak pribumi yang dirampas kemerdekaannya dan berpisah dari keluarga mereka."

Trudeau mengungkapkan ia bisa merasakan bagaimana perasaan keluarganya yang kehilangan anak-anaknya.

“Keluarga tidak pernah melihat anak-anaknya lagi. Cita-cita, harapan, impian, dan potensi masa depan mereka, telah direnggut," katanya.  

Kanada mengibarkan bendera setengah tiang untuk memperingati penemuan sisa-sisa mayat 215 anak yang ditemukan di lahan bekas sekolah Kamloops Indian Residential School yang didirikan lebih dari seabad yang lalu, pada Minggu (30/5) waktu setempat.

Penemuan ini telah memicu seruan untuk bertindak dari para pemimpin adat, politisi, dan penyintas sekolah asrama, dengan banyak yang mengatakan bahwa pencarian serupa harus dilakukan di situs sekolah asrama  lainnya.

Trudeau, yang telah membuat rekonsiliasi dengan hampir 1,7 juta penduduk asli Kanada sebagai prioritas otoritasnya, menyatakan dia akan berbicara dengan para menterinya untuk kelanjutan hidup mereka yang selamat dari penderitaan selama masa penganiayaan di sekolah asrama itu, termask keluarga yang telah kehilangan anak-anak mereka.

“Saya tahu akan ada banyak, banyak diskusi yang akan dilakukan dalam beberapa hari dan minggu mendatang tentang bagaimana kita dapat mendukung komunitas ini dengan sebaik-baiknya. Kami menjanjikan tindakan nyata, dan begitulah cara kami akan mendukung para penyintas, keluarga, dan masyarakat adat,” kata Trudeau.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya