Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung/RMOL

Politik

Diajak Nasdem Berkoalisi Pilpres, Doli Kurnia: Golkar Terbuka Dengan Partai Manapun

SENIN, 31 MEI 2021 | 16:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar terbuka untuk menjalin koalisi dengan partai politik manapun untuk mengusung pasangan calon pasa gelaran pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat ditanya soal optimisme Partai Nasdem untuk berkoalisi di Pilpres nanti.

"Saya kira Golkar terbuka untuk bisa berkoalisi dengan partai manapun, kami partai nasional religius," ujar Ahmad Doli di Gedung Kura-kura, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5).


"Jadi seperti biasa dengan doktrin karya-kekaryaan itu kan terbuka untuk bisa kerjasama dengan partai politik yang lain, jadi mau siapapun kita terbuka untuk membangun kerjasama," imbuhnya.

Ketua Komisi II DPR RI ini mengatakan, dalam membangun koalisi harus ada pembahasan panjang. Terutama, soal kesepakatan diantara mitra koalisi.

"Di dalam membangun koalisi politik itu ada take and give, kemudian komitmen-komitmen tentang visi besar yang perlu di bangun," pungkasnya.

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan, bahwa kecukupan syarat untuk mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi salah satu pertimbangan Partai Nasdem untuk menjalin koalisi dengan partai politik lain.

Willy mencontohkan, jika Nasdem dapat berkoalisi dengan Partai Golkar. Maka, syarat untuk pengakuan pasangan calon sudah terpenuhi dengan koalisi dua partai.

"Kalau dengan Golkar kan langsung (bisa usung paslon), tapi kalau dengan PKS kan butuh satu partai lagi," katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya