Berita

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama/Net

Politik

PDIP Partai Besar, Jangan Takut Dengan Ancaman Buzzer

MINGGU, 30 MEI 2021 | 06:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PDI Perjuangan tidak perlu takut dengan ancaman para pendengung alias buzzer di media sosial. Banteng moncong putih merupakan partai pemenang pemilu sehingga berhak menentukan siapa yang akan diusung kelak di Pilpres 2024.

Begitu tegas Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menanggapi kicauan pegiat sosial Denny Siregar di akun Twitter. Dalam kicauan itu Denny Siregar meminta Ketua DPP PDIP Puan Maharani untuk berhati-hati dalam gelaran pilpres.

Jika Puan tetap ngotot untuk maju, kata Denny, maka kader terbaik PDIP yang sangat potensial akan dilamar partai lain.


“PDIP partai besar tidak ada yang bisa mengintervensi apalagi hanya seorang buzzer Denny Siregar,” tegas Haris Pertama kepada wartawan, Minggu (30/5).

Untuk capres, KNPI yakin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai pemegang mandat akan memilih kader terbaik untuk diusung di Pilpres 2024. Seperti, sambungnya, saat Megawati memberikan kepercayaan kepada Joko Widodo di Pilpres 2014 lalu.

“Oleh karena itu, tidak elok rasanya seorang Denny Siregar mencoba mengancam Puan untuk tidak maju dan menggantikannya dengan Ganjar,” sesalnya.

Sementara soal pernyataan Denny Siregar akan golput jika PDIP mengusung Prabowo, Haris tidak masalah selama yang bersangkutan tidak mengajak masyarakat untuk ikut golput.

“Silakan saja untuk golput, namun jangan mengajak masyarakat untuk ikut golput pula. Karena akan berhadapan dengan KNPI yang secara tegas mengajak masyarakat berdemokrasi yang santun dan baik,” demikian Haris Pertama.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya