Berita

Kepala Pusat Operasi Keamanan BSSN Brigjen TNI Ferdinand Mahulette/RMOL

Pertahanan

Jenderal Dari BSSN Merapat Ke Bareskrim Usut Bocornya Data BPJS Kesehatan

SENIN, 24 MEI 2021 | 13:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengusutan bocornya 279 juta data BPJS Kesehatan sudah berjalan. Bareskrim sebagai leading sektor melakukan pemanggilan saksi dan ahli untuk mengusut kasus ini.

Dari pantauan, Brigjen TNI Ferdinand Mahulette Kepala Pusat Operasi Keamanan BSSN merapat ke gedung Awaloedin Djamin, Bareskrim Polri dalam rangka mengungkap kasus bocornya jutaan data pribadi.  

"Tadi kami pertemuan di atas untuk berbicara masalah BPJS kesehatan. itu Aja yang bisa kami sampaikan bahwa sampai saat ini kami masih penyelidikan," kata Ferdinan saat ditemui di Bareskrim Polri, Senin (24/5).


Tidak banyak yang disampaikan Ferdinan, terkait hal apa saja dan sudah sejauh mana jalannya penyelidikan terhadap kasus ini.

"Kami tidak punya kapasitas untuk apa yang sudah kami temukan nanti akan disampaikan," ujarnya.

Jenderal bintang satu ini mengaku datang ke Bareskrim Polri dalam kapasitasnya sebagai saksi ahli, untuk memberikan pengayaan pandangan terhadap Direktorat Siber Bareskrim Polri yang memang menangani kasus tersebut.

Sejalan dengan kehadiran Ferdinan, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti juga dikabarkan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi oleh Bareskrim Polri.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan BPJS Kesehatan Sabtu (22/5) lalu. Meski begitu klarifikasi akan tetap dijadwalkan hari ini.

“Rencana hari ini diklarifikasi,” kata Agus kepada wartawan, Senin (24/5).

“Sabtu Dir Siber sudah rapat koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan,” sambungnya.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya