Berita

Pengurus LBH HKTI saat bertemu dengan Menteri Agraria Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A. Djalil/Net

Politik

Sofyan Djalil Berharap LBH HKTI Bisa Bantu Selesaikan Konflik Agraria

MINGGU, 23 MEI 2021 | 13:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (LBH HKTI) langsung bergerak cepat usai diresmikan oleh Ketua Umum HKTI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko pada 8 April 2021 lalu.

Salah satu program kerja yang dilakukan adalah sosialisasi keberadaan LBH HKTI ke kementrian terkait dan instansi.

Tidak lupa, kata Ketua LBH HKTI Apriansyah, pihaknya juga menyampaikan visi-misi dan penegasan bahwa LBH HKTI siap menjadi partner pemerintah. Khususnya dalam mendukung program kerja pemerintah serta membantu para petani dalam pendampingan permasalahan hukum.


Target terdekat, LBH HKTI akan membuat MoU dengan Kapolri, Kejaksaan Agung, Kementrian AT/BPN, serta Bulog untuk bekerjasama dalam permasalahan hukum, serta sosialisasi dan edukasi kemasyarakat mengenai penyuluhan hukum.

Selanjutnya, LBH HKTI akan membentuk perwakilan di 34 DPD provinsi serta sampai ke DPC kabupaten/kota bahkan sampai ke tingkat desa.

Ke depan LBH HKTI akan dilibatkan untuk penyuluhan hukum kemasyarakatan dengan Kementerian ATR/BPN. Hal ini sebagaimana hasil pertemuan LBH HKTI dengan Menteri Agraria Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A. Djalil beberapa waktu lalu.

"Dengan harapan edukasi yang diberikan akan membuat masyarakat sadar akan hukum. LBH HKTI memang kompeten untuk membantu menyelesaikan baik secara litigasi maupun non litigasi,“ katanya kepada wartawan, Minggu (23/5).

Pertemuan dengan Menteri Sofyan Djalil membahas sejumlah masalah, mulai dari konflik agraria hingga strategi penyelesainnya.

Diakui Menteri Sofyan Djalil, penyelesaian permasalahan konflik agraria perlu kerjasama lintas kementerian, yakni antara Kementrian ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan serta pemerintah daerah provinsi dan kabupaten.

"Di sini LBH HKTI dapat berperan untuk membantu menyelesaikan," harapnya Sofyan A. Djalil.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya