Berita

Pamflet Komcad/Net

Pertahanan

Mau Jadi Komponen Cadangan Pertahanan? Ini Cara Dan Syaratnya

SABTU, 22 MEI 2021 | 21:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kementrian Pertahanan (Kemenhan) resmi membuka bagi warga negara Indonesia untuk menjadi Komponen Cadangan (Komcad) pertahanan.

Dalam keterangan tertulis Kemenhan, Komcad merupakan upaya memenuhi hak dan kewajiban warga negara untuk pembelaan Negara sesuai UUD 45 Pasal 27 (3) , Hak dan Kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam upaya Pertahanan dan Keamanan Negara sesuai UUD 45 Pasal 30 (1) dan UU 23/2019 tentang PSDN untuk Pertahanan Negara.

“Dengan ini kami mengajak seluruh Warga Negara yg berusia 18-35 tahun untuk secara sukarela menjadi Komponen Cadangan (Komcad) melalui seleksi sesuai ketentuan,” tulis keterangan tertulis itu, Sabtu (22/5).


Jika tertarik menjadi Komcad, masyarakat mengisi pendaftaran Calon Komcad secara sukarela dan mengisi surat lamaran melalui web Kemhan yaitu Komcad.kemhan.go.id

“Mari kita dukung suksesnya Program Komcad TA 2021 sebagai awal implementasi dari pasal 27 (3) dan pasal 30 (1l UUD 1945 serta UU No 23/2019,” tulisnya.

Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) dilaksanakan salah satunya dengan meningkatkan kekuatan dan kompetensi warga negara melalui pembentukan Komcad dan penataan Komduk untuk mendukung pertahanan negara.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya