Berita

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara/RMOLJabar

Nusantara

Lakukan Tes Acak Selama Libur Lebaran, Dinkes Kota Bandung Temukan 36 Wisatawan Positif Covid-19

KAMIS, 20 MEI 2021 | 17:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengungkapkan ada 36 orang wisatawan dari berbagai daerah dinyatakan positif Covid-19 saat musim libur Lebaran 1442 Hijriah.

Itu merupakan hasil rapid tes antigen gratis yang dilakukan secara acak di berbagai titik pemeriksaan.

"Dari hasil random rapid antigen yang dilaksanakan di 14 titik, baik di pintu tol maupun di tempat wisata, ketemu 36 (positif Covid-19)," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, di Balai Kota Bandung, Kamis (20/5).


"Dua (kasus) dari pintu tol Moh Toha, 7 di Kebun Binatang sebelum Lebaran, 23 di Taman Lalu Lintas, dan dari pendemo ada 4 kemarin," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Ditambahkan Ahyani, wisatawan yang positif Covid-19 berasal dari Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung. Mereka yang berasal dari Kota Bandung langsung ditangani oleh petugas Puskesmas.

Ahyani kemudian menyinggung soal vaksinasi yang sedang didorong oleh Pemkot Bandung. Ia meminta perusahaan berbadan hukum atau badan usaha ikutserta dalam program vaksinasi gotong royong.

Untuk itu, pihak perusahaan segera melakukan kerjasama dengan PT Biofarma selaku pelaksana yang ditunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau mendaftar melalui Kadin.

"Teknisnya vaksin gotong royong upaya pemerintah untuk percepatan maka dibuka ruang kalau mau mandiri tapi dia bukan perorangan melainkan badan usaha atau badan hukum," bebernya.

Lebih lanjut Ahyani menjelaskan, vaksin gotong royong yang akan diterima oleh karyawan perusahaan bersifat gratis dan dibayarkan oleh pihak perusahaan.

"Data perusahaan yang sudah mengajukan vaksinasi merupakan kewenangan PT Biofarma atau Kadin," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya