Berita

Rangga Sunda Empire (kiri) dalam acara Podcast Deddy Corbuzier/Repro

Nusantara

Kembali Bikin Heboh, Rangga Sunda Empire Akui Kemerdekaan Amerika Terjadi Berkat Andil Banten

KAMIS, 20 MEI 2021 | 17:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Rangga Sasana, atau yang biasa disebut Lord Rangga kembali viral di media sosial.

Setelah bebas dari tahanan, Lord Rangga menjadi bintang tamu di Podcast Deddy Corbuzier di kanal Youtube-nya. Selain Lord Rangga, di acara Close The Door tersebut Deddy juga menghadirkan Tretan Muslim dan Coki Pardede.

Rangga menyebut Banten berkontribusi pada kemerdekaan Amerika, seperti dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Kamis (20/5).


"Amerika mandatnya dari mana? Dari Sultan Abdul Mufakir. Paman Sultan, Ki Ageng Tirtayasa, kemudian meneruskan ke Sultan Abdul Mufakir memerdekakan Amerika. Makanya Banten punya seri (plat nomor) mobil A, Amerika," jelasnya.

Dia juga menjelaskan kependekan dari US adalah bukan United States melainkan Uncle Sam.

"United States? Bukan! Itu Uncle Sam, Sam-nya adalah Sultan Abdul Mufakir. Banten itu! Jadi negeri Paman Sam itu yang dimerdekakan oleh kita di sini Banten itu, dengan tanah itu Banten dijadikan dasar di sana," ujarnya.

Tak selesai sampai di situ, Rangga juga mengatakan bahwa dirinya adalah raja.

"Akulah raja kalian!" ujarnya.

"United States kan?" jawab Coki.

"Bukan. (US) itu Uncle Sam. Uncle Sam, SAM-nya Sultan Abdul Mufakhir, Banten itu. Jadi Amerika itu negeri yang dimerdekakan oleh Banten," jelas Rangga.

Komentar warganet pun membanjiri video tersebut.

Seperti Raidda Rahmat yang mengatakan, "Untung gue nonton di rumah, gak langsung. Gak bisa saya sambil dengerin ini dengan muka serius kaya mereka."

"Dari awal penjelasan sejarah versi lord Rangga saya enggak ngerti, tapi saya bangga Banten merdekakan Amerika," ujar warganet lainnya, Arnan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya