Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Kondisi Covid-19 Di DKI Jakarta Membaik Dalam Setahun Terakhir

SABTU, 15 MEI 2021 | 09:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kondisi Covid-19 di DKI Jakarta saat ini mulai membaik dimana kasus aktif perlahan turun. Bahkan, di Jakarta termasuk yang paling rendah. Hal tergambar dari kapasitas keterisian tempat tidur isolasi dan ICU.

"Saat ini di Jakarta kita secara umum situasinya termasuk yang paling rendah. Tingkat isolasi kami antara 24-28 persen, occupancy rationya. Dan itu artinya termasuk yang rendah selama satu tahun ini," kata Anies di Jakarta, Sabtu (15/5).

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta pada 13 Mei 2020, telah dilakukan tes PCR sebanyak 11.757 spesimen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.229 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 785 positif dan 7.444 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 2.520 orang dites, dengan hasil 68 positif dan 2.452 negatif.


Adapun jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 58.030. Jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 194 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai 13 Mei 2021 sebanyak 7.585 orang yang masih dirawat/ isolasi.

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 418.188 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 403.630 dengan tingkat kesembuhan 96,5 persen, dan total 6.973 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.

Atas dasar itu, Anies berharap kasus Covid-19 tidak melonjak pada periode libur Hari Raya Idul Fitri 2021.

"Kami tidak berharap itu mengalami lonjakan di pekan-pekan depan. Tapi kami antisipasi," pungkas Anies.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya