Berita

Lambang KPK/Net

Politik

Materi TWK Sudah Objektif, Pegawai KPK Yang Tidak Lulus Harusnya Instrospeksi Diri

SENIN, 10 MEI 2021 | 07:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam peralihan status menjadi aparatur sipil negara (ASN) seharusnya introspeksi diri, ketimbang memunculkan isu yang membuat gaduh di masyarakat.

Pakar komunikasi, Emrus Sihombing menilai bahwa materi TWK sudah objektif, valid, dan reliabel. Setidaknya pendapat itu didasarkan pada kenyataan bahwa sebanyak 1.274 pegawai KPK dinyatakan lulus dan hanya 75 orang yang tidak lolos.

"Jauh lebih banyak yang lulus daripada yang tidak lulus. Artinya, materi tes sudah objektif, valid dan reliabel," ujar Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/5).


Saat ini, kata pengajar dari Universitas Pelita Harapan (UPH) itu, sebanyak 1.274 pegawai KPK yang lulus terkesan hanya diam. Sementara 75 pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat seperti sedang mempermasalahkan materi tes ke publik.

Idealnya, menurut Emrus, mereka yang tidak lulus menginstropeksi diri dibanding menyalahkan orang lain.

"Karena itulah yang tidak lolos segera mengintrospeksi dirinya, mengapa dirinya tidak lulus, yang berada pada bagian sangat terkecil dari keseluruhan peserta,” ujar Emrus.

“Coba dilihat secara sungguh-sungguh keseluruhan semua paket pertanyaan (soal), bukankah di dalam ada paket kuesioner tentang integritas? Jika ada paket pertanyaan terkait dengan integritas, maka mereka yang tidak lulus, justru tingkat integritasnya masih perlu dipertanyakan," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya