Berita

Pembagian sembako program Aksi Melayani Indonesia (AMI) PKB Berbagi yang diberikan kepada warga Malang, Jawa Timur/Repro

Nusantara

Diperintah Gus Ami, Cak Udin Bagikan 10 Ribu Sembako Untuk Guru Ngaji Hingga Masyarakat Yang Tidak Mudik

SENIN, 10 MEI 2021 | 01:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Hasanuddin Wahid alias Cak Udin melaksanakan perintah yang diberikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Gus Ami, mengimplementasikan program Aksi Melayani Indonesia (AMI) PKB Berbagi.

Cak Udin mengatakan, pihaknya memberikan bantuan berupa penyaluran sembako sebanyak 10 ribu paket yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu, guru ngaji, duafa, janda, masyarakat lansia hingga masyarakat yang terpaksa tidak mudik di Malang.

Pembagian sembako ini, dijelaskannya, dibagikan oleh para relawan dan dirinya dengan terjun langsung ke lapangan secara door to door tanpa perantara. Karena menurutnya, cara ini sekaligus untuk bersilaturahmi dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan Covid-19.


"Gerakan sosial ini sesuai dengan perintah Ketum kami, Gus Ami, yang meminta kami untuk mengerahkan kekuatan dengan memberikan bantuan kepada warga," kata Cak Udin melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/5).

Sekjen DPP PKB itu menuturkan, bantuan paket sembako tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021.

Adapun melalui pembagian sembako ini, Cak Udin berharap momen lebaran bukan hanya dipandang sebagai ajang ritual ibadah keagamaan. Namun lebih dari itu, ada makna yang cukup dalam yakni menjalin hubungan baik sesama manusia dengan cara bersilaturahmi.

"Pemerintah resmi melarang aktivitas mudik. Kami memikirkan bagaimana caranya agar silaturahmi tetap jalan, tapi tidak dengan cara mudik. Ya mungkin sementara bisa lewat video call dan live streaming," paparnya.

"Semoga bantuan ini membuat mereka bisa tersenyum bahagia menyambut datangnya Idul Fitri. Sedikit yang kita berikan ini bisa menambah kebahagiaan masyarakat sebagaimana masyarakat yang lainnya," tandas Cak Udin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya