Berita

Presiden Joko Widodo melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Repro

Politik

Bagi HIPPI Jakarta, Sudah Pas Bahlil Jadi Menteri Investasi

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 16:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penunjukan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi dinilai dunia usaha sebagai keputusan yang tepat. Sebab sejak menjabat sebagai Kepala BKPM, Bahlil sudah memiliki kinerja yang bagus.

Ketua Umum DPD HIPPI Provinsi DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menjelaskan beberapa indikator kesuksesan kerja Bahlil, salah satunya invetasi tahun 2020 mampu melampaui target dari 817,2 triliun menjadi 826,3 triliun.

“Kemudian banyak investasi yang mangkrak di daerah sekarang sudah berjalan. Pak Bahlil juga sangat aktif melobi investor besar masuk ke Indonesia, termasuk berbagai Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden turunan dari UU Cipta Kerja yang juga sudah rampung,” ujar Sarman.


Wakil Ketua Dewan Pertimbangan KADIN DKI Jakarta ini mengatakan, dunia usaha sangat menaruh harapan besar dengan adanya kementerian investasi lantaran secara khusus dari sisi kelancaran dan kepastian perizinan yang cepat, tepat dan akurat berbasis digital sebagaimana diharapkan dalam UU 11/2020 tentang Cipta Kerja.

"Pengusaha dan calon investor harus dapat merasakan kehadiran Kementerian Investasi ini yang mampu menjawab kendala dan kegalauan pelaku usaha selama ini dan menaikkan daya saing kita ketika pelayanan berbagai perizinan sudah mengalami perubahan yang mendasar,” katanya.

Target investasi tahun 2021 yang dipatok sebesar Rp 900 triliun oleh pemerintah pun diyakini akan bisa tercapai di bawah kepemimpinan Bahlil. Pasaanya, pertumbuhan ekonomi tahun 2021 yang ditargetkan di kisaran 5 sampai dengan 6 persen kemungkinan bisa terwujud.

“Jika target investasi tercapai, konsumsi rumah tangga semakin stabil, ekspor  mengalami kenaikan dan angka penyebaran Covid-19 semakin terkendali dan menurun sehingga berbagai kebijakan pembatasan diperlonggar untuk menggairahkan aktivitas berbagai sektor usaha,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya