Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Di Hadapan Keluarga Korban Nanggala 402, Puan Maharani Minta Negara Beri Perhatian

KAMIS, 29 APRIL 2021 | 13:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Duka mendalam turut dirasakan Ketua DPR RI Puan Maharani mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu keluarga awak kapal selam KRI Nanggala 402 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/4).

Dalam kunjungan ini, Puan turut bersilaturahmi dan memberikan bantuan kepada keluarga korban kapal selam yang dinyatakan subsunk di perairan utara Pulau Bali tersebut.

“Kami menyadari bahwa duka yang paling dalam pasti dirasakan oleh anggota keluarga, karena itu sejak awal DPR RI terus berkomunikasi dengan pemerintah agar negara memberikan perhatian kepada para keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Puan di Shelter Lanudal Juanda, Surabaya.


Ketua PDIP itu menyampaikan, sebagai salah satu bentuk penghormatan pada awak KRI Nanggala 402, di Gedung DPR/MPR dan di seluruh rumah dinas anggota DPR/MPR dikibarkan bendera merah putih setengah tiang pada 26-28 April 2021.

Saat ini, kata Puan, DPR fokus mendukung pemerintah dalam proses pencarian jenazah para korban. Segala upaya harus dilakukan optimal, termasuk mengangkat kapal selam dari laut dalam.

“Kita menghormati keluarga yang masih sangat berduka. Begitu juga kita tahu Indonesia masih kaget dan berduka dengan adanya peristiwa ini,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu memastikan bahwa DPR RI akan membahas segala sesuatu dengan pemerintah terkait tragedi KRI Nanggala 402 dan keseluruhan alutsista serta pertahanan Indonesia.

“Kita semua pasti satu pemahaman bahwa kita tidak ingin tragedi seperti ini terulang kembali,”katanya.

Pihaknya mengatakan DPR RI pasti akan membangun dialog terus menerus dengan pemerintah untuk bisa memberikan yang terbaik kepada prajurit TNI.

“Agar dapat menjalankan tugasnya dalam melindungi Negara,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya