Berita

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi/Net

Politik

Adhie Massardi: Korban Terus Berjatuhan, Kenapa Masih Disebut KKB Bukan OPM?

SENIN, 26 APRIL 2021 | 07:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Papua kembali berduka setelah Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen Putu Danny Nugraha Karya gugur saat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Puncak, Papua pada Minggu (25/4).

Peristiwa ini membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai strategi pemerintah dalam menangani KKB. Sebab hingga kini, KKB terus berulah dan korban terus berjatuhan.

“Korban terus berjatuhan. Pemerintahan Joko Widodo harus jujur pada rakyat kebijakan apa yang dipakai untuk atasi gejolak Papua,” tegas Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi kepada wartawan, Senin (26/4).


Adhie pun bertanya-tanya tentang penyebutan nama KKB untuk para penebar teror di Papua. Sebab penyebutan itu membuat para pelaku teror sebatas ditangani dengan tindakan-tindakan kepolisian.

“Why bukan OPM (Organisasi Papua Merdeka), gerakan separatis sehingga pemangku tugasnya TNI?” tanya Adhie.

Brigjen Putu Danny Nugraha Karya gugur usai insiden kontak tembak terjadi pada Minggu sore (25/4) pukul 15.50 WIT.

Saat itu, Brigjen Putu Danny Nugraha Karya bersama 7 anggota sedang bergerak menggunakan empat sepeda motor. Saat tiba di Kampung Dambet, Distrik Beoga, mereka terlibat baku tembak dengan KKB. Brigjen Putu Danny Nugraha Karya tertembak dan kemudian meninggal dunia sedangkan 7 anggota yang bersamanya selamat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya