Berita

Pratu Lucky Y. Matuan yang membelot ke KKB/Net

Pertahanan

Prajurit TNI AD Yang Membelot Jadi KKB Bawa Kabur 70 Peluru 5,56 MM

SELASA, 20 APRIL 2021 | 20:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan pihaknya tengah memburu Pratu Lucky Y. Matuan, yang meninggalkan batalyonnya saat bertugas di Papua dan bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Oleh kawan-kawannya dan atasannya, kemudian ditemukan pada Februari lalu tanggal 12 kalau tidak salah, dia meninggalkan pos," kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa di Pomdam Jaya, Jakarta, Selasa (20/4).

Andika menuturkan, saat meninggalkan posnya, Lucky meninggalkan seluruh perlengkapannya, termasuk senjata. Namun, dia membawa kabur 2 unit magazen berisi amunisi.


"Senajata dia tinggal, tetapi dua magazine dengan isi 70 butir amunisi 5,56 milimter. Itu yang dibawa," jelasnya.

Menantu AM Hendropriyono ini menyatakan, pengejaran kepada Lucky terus dilakukan aparat. Beberapa pasal sudah dikenakan kepada Lucky. Termasuk Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI) dengan sanksi dipecat dari keanggatoan TNI.

"Pencarian ke yang bersangkutan terus dilakukan baik secara fisik maupun elektronik," pungkas Andika.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya