Berita

Peti mati Pangeran Philip/Net

Dunia

Makna Di Balik Simbol Dan Pesan Rahasia Ratu Elizabeth Saat Pemakaman Pangeran Philip

MINGGU, 18 APRIL 2021 | 11:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip telah menikah selama 73 tahun. Sehingga tidak heran, kepergian salah satu di antaranya akan menjadi luka yang mendalam bagi yang lainnya.

Usia yang sudah renta membuat Pangeran Philip sudah mempersiapkan rencana pemakamannya sendiri dalam beberapa tahun terakhir.

Hingga pada Sabtu (17/4), pemakaman Duke of Edinburgh itu berjalan sesuai dengan permintaannya.


Namun dibalik itu semua, ada peranan Ratu Elizabeth untuk memastikan agar keinginan sang suami terpenuhi dengan baik. Bahkan berbagai pesan rahasia disampaikan dalam pemakaman itu, menunjukkan kecintaan ratu.

Menurut The List, ada pesan rahasia yang tersembunyi dalam bunga, topi, hingga pedang yang terletak di atas peti mati Pangeran Philip.

Peti mati dibawa dari Kastil Windsor ke Kapel St. George menggunakan Land Rover Defender TD 130 berwarna hijau militer yang telah dimodifikasi Pangeran Philip sejak 18  tahun yang lalu.

Di atas peti mati tersebut terdapat tulisan "Halo!"  di antara karangan bunga berwarna putih yang terdiri dari lili, mawar, freesia, bunga lilin, sweet pea, hingga melati.

Bunga lili memang kerap dipakai untuk pesta pernikahan dan pemakaman. Mawar putih merupakan simbol bulan kelahiran Pangeran Philip.

Sementara bunga sweet pea adalah simbol kepergian atau terima kasih, dan bunga lilin adalah tanda cinta yang abadi.

Di atas peti juga terdapat topi dan pedang militer  yang merupakan hadiah untuk Pangeran Philip dari ayahnya.

Ratu Elizabeth tidak hanya menggunakan bunga untuk mengomunikasikan kedalaman perasaannya kepada Duke of Edinburgh.

Di tengah karangan bunga tersebut, disebut-sebut terdapat sebuah kartu yang bertuliskan "E!" yang diduga ditulis menggunakan alat tulis ratu.

Tidak diketahui apa isi kartu tersebut, namun The Telegraph melaporkan isinya berbunyi "Dalam kenangan penuh kasih".

Untuk menghormati kecintaan Duke of Edinburgh mengendarai kereta kuda, ratu memastikan kuda poni kereta Pangeran Philip ada di sana.

Topi, sarung tangan, dan cambuknya diletakkan di kursi kabin aluminium dan baja yang dirancang oleh Pangeran Philip sendiri, dan ditarik oleh dua kuda poni, Balmoral Nevis dan Notlaw Badai.

Balmoral Nevis merupakan kuda yang dibesarkan oleh ratu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya