Berita

Mantan Presiden Barack Obama/Net

Dunia

Obama Puji Langkah Biden Tarik Pasukan Di Afghanistan: Sudah Waktunya Mereka Pulang

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Presiden Barack Obama memuji langkah yang diambil Presiden Joe Biden. Mengatakan bahwa keputusan Biden menarik pasukan AS di adalah langkah yang tepat untuk mengubah keadaan yang telah berlangsung sangat lama.

Dalam postingannya di Facebook, Obama mengucapkan terima kasih para tentara yang bertugas di Afghanistan dan juga kepada rakyat Afghanistan.

"Hari ini, kita harus berhenti sejenak untuk memberi penghormatan atas pengorbanan luar biasa orang Amerika yang telah mengabdi dalam perang terlama kita, serta keluarga mereka. Ini merupakan perjuangan yang panjang dan berat di Afghanistan, berakar pada tanggapan kami terhadap serangan teroris paling mematikan di tanah air AS dalam sejarah kami," ujar Obama.


Biden pada Rabu (14/4)  mengumumkan bahwa ia akan mulai mengurangi kehadiran AS di Afghanistan terhitung mulai 1 Mei. Hingga, pada 11 September 2021, semua pasukan AS sudah tidak ada lagi di sana.

"Pasukan Amerika, diplomat, dan para pekerja yang membangun negeri, bisa berbangga atas upaya mereka untuk memberikan keadilan untuk 9/11, menghancurkan tempat berlindung al Qaeda, melatih Pasukan Keamanan Afghanistan, dan mendukung rakyat Afghanistan."

Pada 2011, saat AS mulai berencana menarik pasukannya, AS  telah mencoba menjelaskan kepada pemerintah Afghanistan bahwa mereka secara bertahap akan mengalihkan tanggung jawab atas keamanan negara itu sambil menciptakan waktu dan ruang untuk upaya meningkatkan pemerintahan.

Hampir satu dekade kemudian, sekarang saatnya untuk membalik halaman ke bab berikutnya dari hubungan AS dengan Afghanistan, menurut Obama.

Tantangan ke depan tetap ada, dan AS berjanji akan tetap terlibat secara diplomatis.

Obama meegaskan bahwa AS tetap mendukung rakyat Afghanistan, terutama mereka yang telah mengambil risiko luar biasa atas nama hak asasi manusia.

"Tetapi setelah hampir dua dekade menempatkan pasukan kita dalam bahaya, sekarang saatnya untuk mengakui bahwa kita telah mencapai semua yang kita bisa secara militer, dan inilah saatnya untuk membawa pulang pasukan kita yang tersisa.

Saya mendukung kepemimpinan berani Presiden Biden dalam membangun bangsa kita di rumah dan memulihkan posisi kita di seluruh dunia," ujar Obama.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya