Berita

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim/Net

Politik

Prediksi IPR: Bambang Brodjonegoro Jadi Kepala IKN, Nadiem Diganti Tokoh Muhammadiyah

RABU, 14 APRIL 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana reshuffle kabinet semakin menguat setelah rencana peleburan Kemenristek ke Kemendikbud menjadi Kemendikbud-Ristek dan pembentukan Kementerian Investasi menemui titik terang.

Menanggapi isu perombakan tersebut, pertama-tama Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin memprediksi masa depan Menristek Bambang Brodjonegoro. Dia yakin Bambang Brodjonegoro akan digeser menjadi Kepala Otoritas Ibu Kota Negara (IKN).

Keyakinan itu didasari latar belakang Bambang yang turut merancang IKN saat menjabat Menteri Bappenas.


"Bambang Brojo sudah pasti tergeser, dia juga sudah pamit. Sepertinya dia akan jadi Kepala Otoritas Ibu Kota Negara. Karena dia yang awal merancang IKN ketika dia jadi Menteri Bappenas," kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (14/4).

Selanjutnya, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini memprediksi nama-nama yang akan terhempas dari kabinet.

Dia menilai Mendikbud Nadiem Makarim menjadi nama yang sangat layak untuk dicopot dan diganti. Ujang berharap Nadiem diganti oleh tokoh ormas Islam Muhammadiyah yang selama ini konsen dalam dunia pendidikan.

"Nadiem layak untuk dikocok ulang. Cari menteri yang ahli urus pendidikan. Banyak dari kalangan Muhammadiyah," kata Ujang Komarudin.

Adapun, IPR mencatat masih banyak menteri yang sebetulnya sangat layak untuk direshuffle karena kinerjanya buruk. Namun, para pembantu Presiden itu agaknya masih tetap dipertahankan demi kepentingan politik pemerintahan Jokowi.

"Soal nama-nama Menteri yang lain banyak yang layak direshuffle. Tapi tak akan direshuffle. Seperti Menteri UMKM, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Desa, Mendag, Menkeu, dll. Tapi walaupun kinerjanya jelek, tetap mereka aman," pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya