Berita

Politisi Gerindra, Fadli Zon/Net

Politik

Tol Japek Pakai Nama Pangeran Abu Dhabi, Fadli Zon: Pahlawan Bangsa Kita Enggak Dihargai?

SENIN, 12 APRIL 2021 | 17:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perubahan nama Tol Layang Jakarta-Cikampek menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed disesalkan sejumlah pihak.

Salah satu yang megungkapkan kekecewaannya adalah politisi Gerindra Fadli Zon. Ia tak habis pikir dengan keputusan pemerintah yang memilih menggunakan nama Pangeran mahkota Abu Dhabi itu.

"Apa jasa Mohammed bin Zayed (MBZ) bagi Indonesia?" kata fadli Zon di akun Twitternya, Senin (12/4).


Baginya, dibanding menggunakan nama orang asing, harusnya pemerintah lebih mengedepankan penggunaan pahlawan Indonesia yang telah jelas-jelas berjasa bagi bangsa.

"Apa tak ada nama pahlawan kita yang berjasa bagi bangsa ini, yang bisa kita hargai dan hormati untuk menjadi nama jalan? Saya usul agar ditinjau ulang nama jalan ini," tandasnya.

Adapun perubahan nama Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebelumnya diumumkan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian dan disaksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono; Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, hingga Dutabesar UEA untuk Indonesia, Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri.

Mensesneg Pratikno mengutarakan, alasan pemberian nama Jalan Tol MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed adalah penghormatan bagi UAE. Sebab sebelumnya, UAE juga menyematkan nama Presiden Joko Widodo sebagai nama salah satu jalan tol strategis di negara penghasil minyak tersebut.

"Sebuah jalan di jalan utama yang strategis antara Abu Dhabi National Exhibition Center menuju ke arah kompleks kedutaan. Ini juga merupakan sebuah penghormatan pada bangsa Indonesia yang diberikan oleh pemerintah UAE khususnya Sheikh Mohamed Bin Zayed," jelas Pratikno.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya