Berita

Irianto Suwondo/Net

Jaya Suprana

Mengenang Mas Irianto Suwando

SABTU, 20 MARET 2021 | 09:26 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA tahun 80-an abad XX seorang remaja menjumpai saya di Kota Semarang untuk meminta saran tentang instrumen musik apa yang sebaiknya dia pelajari di sekolah tinggi seni musik di Yogyakarta.

Karena bagi saya alat musik yang menentukan mutu sebuah orkestra adalah French Horn (di Indonesia lazim disebut Horn) maka saya menganjurkan anak muda itu untuk mempelajari alat musik Horn.

Kemudian masa berlalu tanpa saya mengetahui kabar berita anak muda bernama Irianto Suwondo itu.


Sampai pada suatu hari di abad XXI saya membutuhkan orkes simfoni untuk mengiringi para pianis binaan saya mempergelar konserto piano. Maka datanglah Irianto Suwondo kembali menemui saya.

Ternyata dia telah usai menuntut ilmu meniup Horn di akademi musik Yogyakarta dan ternyata telah menjadi pemusik profesional yang telah tampil bukan saja di Indonesia namun juga mancanegara.

Mas Irianto intensif membantu saya menghimpun para pemusik orchestra yang kemudian disebut sebagai Orkes Simfoni Indonesia Pusaka.

Saya sangat kagum dan bangga atas kemampuan Mas Irianto meniup alat musik horn yang menurut saya tidak kalah ketimbang para hornis orkes simfoni mana pun di planet bumi. Termasuk Berlin dan New York.

Saya juga takjub atas kemampuan Mas Irianto menghimpun para musisi untuk membentuk orkestra. Dari Mas Irianto pula saya memperoleh pemantapan kesadaran bahwa pada hakikatnya orkestra tidak butuh dirigen seperti halnya I Musici Di Roma.

Orkestra yang dibentuk oleh Mas Irianto kemudian mengiringi pergelaran pianis muda legendaris kebanggaan Indonesia Michael Anthony mempergelar Piano Konserto "Coronation" mahakarya Wolfgang Amadeus Mozart pada 27 Januari 2019 di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki.

Kemudian pada tahun 2020 Mas Irianto kembali berjaya menunaikan Mission Impossible dari saya menjadi Mission Possible yaitu menggarap rekaman virtual Michael Anthony mempergelar Konserto Piano Peter Illich Tchaikowski diiiringi Orkes Simfoni Indonesia Pusaka yang merupakan rekor dunia sebab baru pertama kali di dunia dilakukan secara virtual demi tidak melanggar protokol kesehatan khususnya dalam hal kerumunan para pemusik akibat angkara murka pagebluk Corona.

Menurut rencana rekaman virtual Michael Anthony mempergelar Konserto Piano Tchaikowski diriingi secara virtual oleh Orkes Simfoni Indonesia Pusaka yang digarap dengan susah-payah menempuh kemelut deru campur debu berpercik keringat, air mata dan darah oleh Irianto Suwondo akan ditayang-perdana-duniakan pada 23 Maret 2021.

Namun mujur tak bisa diraih, malang tidak bisa ditolak, Irianto Suwondo tidak bisa ikut menyaksikan tayangan-perdana mahakarya rekor-dunianya karena telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa untuk meninggalkan dunia fana pada pagi hari 20 Maret 2021.

Maka dengan penuh rasa dukacita, saya bersujud demi memanjatkan doa permohonan kepada Yang Maha Kasih untuk berkenan menerima arwah Mas Irianto Suwondo di sisi Beliau di Alam Baka. Amin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya