Berita

Presiden Suriah Bashar al-Assad/Net

Dunia

Inggris Beri Sanksi Kepada Enam Sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad

SELASA, 16 MARET 2021 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Inggris mengumumkan sanksi terhadap enam sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad, termasuk menteri luar negeri dan penasihat dekatnya pada Senin (15/2) waktu setempat.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab. Dia mengatakan bahwa rezim Assad bertanggung jawab atas kebrutalan mereka terhadap rakyat Suriah.

"Rezim Assad telah menundukkan rakyat Suriah selama satu dekade yang brutal," kata Raab, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Senin (15/3).


"Kami menahan enam orang lagi dari rezim untuk bertanggung jawab atas serangan besar-besaran mereka terhadap warga yang seharusnya mereka lindungi," ujarnya.

Mereka yang dijatuhi sanksi termasuk Menteri Luar Negeri Faisal Miqdad, penasihat Assad Luna al-Shibl, pemodal Yassar Ibrahim, pengusaha Muhammad Bara 'Al-Qatirji, komandan Pengawal Republik Malik Aliaa dan Mayor Angkatan Darat Zaid Salah.

Perang saudara Suriah telah berlangsung selama 10 tahun. Pada pertengahan Maret 2011, protes damai pro-demokrasi berkembang menjadi konflik multi-sisi yang menyedot kekuatan dunia, menewaskan ratusan ribu orang, dan membuat jutaan lainnya mengungsi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya