Berita

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson/Net

Dunia

Setelah Pembunuhan Sarah Everard, PM Boris Johnson Siapkan Perlindungan Untuk Perempuan

SENIN, 15 MARET 2021 | 18:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kasus pembunuhan Sarah Everard menjadi tamparan bagi pemerintah Inggris untuk meningkatkan langkah-langkah perlindungan bagi perempuan.

Perdana Menteri Boris Johnson menyebut akan bertemu dengan perwakilan penegak hukum pada Senin (15/3) untuk membahas tindakan yang dapat diambil.

"Besok saya akan memimpin pertemuan Satuan Tugas Kejahatan dan Keadilan untuk melihat tindakan lebih lanjut apa yang perlu kita ambil untuk melindungi perempuan dan memastikan jalan-jalan kita aman," ujar Johnson pada Minggu (14/3), seperti dikutip Sputnik.


Johnson mengaku ia juga telah berbicara dengan komisaris Polisi Metropolitan Cressida Dick dan Menteri Dalam Negeri Priti Patel. Pertemuan hari Senin akan dihadiri oleh para menteri Inggris, perwira polisi senior dan perwakilan dari Crown Prosecution Service.

"Kematian Sarah Everard harus menyatukan kami dalam tekad untuk membasmi kekerasan terhadap wanita dan gadis, serta membuat setiap bagian dari sistem peradilan pidana bekerja untuk melindungi dan membela mereka," jelas Johnson.

Sarah Everard merupakan seorang eksekutif pemasaran berusia 33 tahun yang menghilang pada malam 3 Maret, ketika ia hendak pulang dari rumah temannya. Tubuhnya ditemukan di hutan Ashford, Kent pada 10 Maret.

Petugas Polisi Metropolitan Wayne Couzens telah didakwa atas penculikan dan pembunuhan Everard.

Pembunuhan tersebut memancing suara perempuan di Inggris untuk menyatakan solidaritas. Sebuah acara diadakan di London untuk memperingati Everard yang berakhir bentrokan dengan polisi karena tidak memiliki izin berkerumun di tengah pandemi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya