Berita

Jepang membatasi tamu untuk Olimpiade Tokyo/Net

Dunia

Jepang Batasi Tim Delegasi Tamu VIP Untuk Olimpiade Tokyo

MINGGU, 14 MARET 2021 | 13:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Jepang akan membatasi jumlah tamu dalam gelaran Olimpiade Tokyo musim panas tahun ini, khususnya mereka yang menjadi delegasi perwakilan asing.

Kantor berita Kyodo pada Minggu (14/3) melaporkan, diharapkan tidak lebih dari 11 orang yang akan diizinkan untuk menemani setiap kepala negara. Sementara untuk delegasi menteri dibatasi hanya empat orang.

Nantinya, tamu VIP tidak akan diminta untuk melakukan karantina mandiri, dan hanya harus menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 yang diperoleh tidak lebih dari 72 jam sebelum kedatangan ke Jepang.


Tamu yang datang juga akan diuji Covid-19 di bandara. Mereka tidak akan diizinkan untuk berinteraksi dengan atlet dan hanya akan diizinkan menggunakan transportasi khusus.

Aturan tersebut diketahui telah diinformasikan kepada setiap perwakilan kedutaan asing. Setiap negara diberi kesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka. i.

Awal pekan ini, Kyodo mengabarkan bahwa pemerintah Jepang telah memutuskan untuk menyelenggarakan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo tanpa penonton asing di tengah pandemi Covid-19.

Akhir bulan ini, pihak penyelenggara akan melakukan pertemuan virtual dengan Komite Olimpiade Internasional untuk membuat keputusan akhir.

Olimpiade Musim Panas di Tokyo awalnya dijadwalkan pada tahun 2020 tetapi ditunda karena pandemi virus corona. Olimpiade saat ini dijadwalkan akan digelar mulai 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya