Berita

Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle/Net

Dunia

Pasca Wawancara Menggemparkan, Rumor Meghan Markle Siap Jadi Capres AS 2024 Menguat

MINGGU, 14 MARET 2021 | 10:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meghan Markle kembali dirumorkan akan terjun ke politik. Namun tidak tanggung-tanggung, ia disebut berencana untuk menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat (AS).

Mengutip seorang tokoh senior dari Partai Buruh, The Daily Mail pada Sabtu (13/3) melaporkan, Meghan sedang mempertimbangkan untuk menggunakan wawancaranya dengan Oprah Winfrey untuk memulai karir politik dengan tujuan sampai ke Gedung Putih.

Dalam wawancara tersebut, Meghan memicu banyak reaksi karena mengungkap rasisme di Kerajaan Inggris hingga keadaan mentalnya selama menjadi anggota kerajaan.


Sumber itu juga mengungkap, Meghan melakukan kontak dengan para senior Demokrat untuk meluncurkan kampanye dan mencoba mencalonkan diri sebagai presiden AS.

"Internasionalis dan jaringan partai Demokrat sibuk dengan pembicaraan tentang ambisi politik Meghan dan pendukung potensial," kata sumber itu.

Meghan juga dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mencalonkan diri pada 2024, mengingat Presiden Joe Biden akan berusia 82 tahun dan kemungkinan tidak akan melanjutkan periode kedua.

Ini bukan pertama kalinya Meghan dirumorkan untuk terjun ke politik.

Tahun lalu, rumor itu muncul karena Meghan enggan menyerahkan kewarganegaraan AS karena ingin terjun ke dunia politik. Pada saat itu, juga dikatakan bahwa, jika pasangan kerajaan tersebut mencabut gelar mereka, maka Meghan akan secara serius mempertimbangkan mencalonkan diri sebagai presiden AS.

Setelah meninggalkan keluarga kerajaan Inggris, Harry dan Meghan menyerahkan gelar mereka sebagai Yang Mulia, meski tetap mempertahankan gelar Duke dan Duchess of Sussex.

Jika rumor ambisi politik itu benar, maka Meghan kemungkinan harus menanggalkan gelar Duchess of Sussex, karena konstitusi AS melarang pemerintah memberikan gelar bangsawan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya