Berita

Palestina mengutuk pembukaan kantor diplomatik Republik Ceko di Yerusalem/Net

Dunia

Bersama Liga Arab, Palestina Kutuk Pembukaan Misi Diplomatik Ceko Di Yerusalem

MINGGU, 14 MARET 2021 | 06:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Palestina dan Liga Arab mengutuk pembukaan kantor diplomatik Republik Ceko di Yerusalem karena telah melanggar hukum internasional.

Kantor diplomatik itu merupakan cabang dari Kedutaan Republik Ceko yang terletak di Tel Aviv, Israel. Kantor dibuka pada Kamis (11/3), dihadiri oleh Perdana Menteri Ceko Andrej Babis.

Langkah tersebut hanya dua pekan setelah Israel mengirim 5.000 dosis vaksin Covid-19 Moderna ke Ceko.


Kementerian Luar Negeri Palestina menyebut langkah Praha sebagai serangan terang-terangan terhadap rakyat Palestina dan hak-hak mereka, serta pelanggaran yang jelas atas hukum internasional.

Kementerian juga menyebut hal tersebut akan membahayakan prospek perdamaian, seperti dikutip Reuters, Minggu (14/3).

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit.

"Status hukum Yerusalem akan dipengaruhi oleh keputusan satu negara atau lainnya untuk membuka kantor perwakilan. Yerusalem Timur adalah tanah yang diduduki di bawah hukum Internasional," ujarnya.

Yerusalem adalah salah satu masalah paling sulit dalam konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Hanya dua negara yang memiliki kedutaan penuh di Yerusalem, yaitu Amerika Serikat dan Guatemala.

Republik Ceko adalah salah satu pendukung terkuat Israel di Uni Eropa.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya