Berita

Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Net

Dunia

AstraZeneca Pangkas Lagi Pasokan, Vaksinasi Uni Eropa Makin Terhambat

JUMAT, 12 MARET 2021 | 09:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

AstraZeneca dilaporkan memangkas pasokan vaksin Covid-19 ke Uni Eropa hingga sepertiga dari kewajiban kontraknya pada kuartal pertama tahun ini.

Dari dokumen yang dikutip Reuters pada Jumat (12/3), AstraZeneca diperkirakan akan mengirim 30,1 juta dosis pada akhir Maret, dan 20 juta lainnya pada April.

Jumlah tersebut menurun 25 persen dari janji bos AstraZeneca Pascal Soriot kepada Parlemen Eropa pada 25 Februari untuk memasok 40 juta dosis vaksin pada akhir Maret.


Kekurangan tersebut akan menjadi pukulan lebih lanjut bagi rencana vaksinasi Uni Eropa, yang telah terhambat oleh penundaan berulang dalam pasokan vaksin dan peluncuran yang lambat di beberapa negara.

Dokumen tersebut menunjukkan bahwa pada 24 Februari, AstraZeneca telah memperkirakan pasokan hanya 34 juta dosis ke UE untuk periode Januari hingga Maret, jauh di bawah target kontraknya yaitu 90 juta dosis.

Menurut seorang sumber, peningkatan pasokan untuk kuartal pertama sulit dilakukan karena vaksin berada di rantai pasokan global

Perusahaan mengatakan pemotongan pasokan awalnya disebabkan oleh masalah produksi di Uni Eropa.

“Saya melihat upaya, tetapi bukan yang terbaik. Itu belum cukup baik bagi AstraZeneca untuk memenuhi kewajiban Q1-nya," kata komisaris industri Uni Eropa, Thierry Breton.

“Sudah waktunya bagi Dewan AstraZeneca untuk menjalankan tanggung jawab fidusia dan sekarang melakukan apa yang diperlukan untuk memenuhi komitmen AZ,” tambah Breton.

Berdasarkan kontrak, AstraZeneca berkomitmen untuk memasok Uni Eropa dengan 180 juta dosis pada kuartal April hingga Juni.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya