Aksi protes warga Myanmar menolak perebutan kekuasaan oleh militer/Getty Images
Aksi protes warga Myanmar menolak perebutan kekuasaan oleh militer/Getty Images
Pakar hak asasi PBB, Thomas Adrews menggambarkan Myanmar saat ini tengah dikendalikan oleh rezim pembunuh dan ilegal. Di mana sedikitnya sudah ada 70 orang meninggal dunia sejak kudeta 1 Februari.
"Ada bukti yang berkembang bahwa militer Myanmar, yang dipimpin oleh pemimpin senior yang sama, sekarang mungkin terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk tindakan pembunuhan, penghilangan paksa, penganiayaan, penyiksaan," ujar Andrews di hadapan Dewan HAM PBB pada Kamis (11/3).
Populer
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 09 April 2026 | 12:18
Senin, 13 April 2026 | 08:21
UPDATE
Jumat, 17 April 2026 | 14:16
Jumat, 17 April 2026 | 14:15
Jumat, 17 April 2026 | 14:11
Jumat, 17 April 2026 | 14:05
Jumat, 17 April 2026 | 14:01
Jumat, 17 April 2026 | 13:50
Jumat, 17 April 2026 | 13:41
Jumat, 17 April 2026 | 13:39
Jumat, 17 April 2026 | 13:31
Jumat, 17 April 2026 | 13:22