Berita

PBB mengatakan Pengawal Revolusi diduga telah menembak dan membunuh sedikitnya 10 kurir bahan bakar di provinsi Sistan-Baluchestan di perbatasan dengan Pakistan/Net

Dunia

PBB Kutuk Keras Pembunuhan 23 Orang Pembawa Bahan Bakar Oleh Penjaga Revolusi Di Perbatasan Iran - Pakistan

SABTU, 06 MARET 2021 | 13:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (5/3) menyatakan keprihatinannya atas laporan bahwa sekitar belasan hingga mungkin sekitar 23 orang telah tewas di provinsi Sistan-Baluchistan Iran akibat tindakan kekerasan yang dilakukan Pengawal Revolusi dan pasukan keamanan terhadap kurir bahan bakar dari etnis minoritas dan pengunjuk rasa.

Penembakan terhadap orang-orang yang membawa bahan bakar melintasi perbatasan yang terjadi pada 22 Februari lalu menyebabkan protes yang menyebar dari kota Saravan ke daerah lain di provinsi tenggara Sistan-Baluchistan, termasuk ibu kota, Zahedan.

Rangkaian peristiwa kekerasan dan kerusuhan dimulai ketika Pengawal Revolusi diduga telah menembak dan menewaskan sedikitnya 10 kurir bahan bakar, yang dikenal sebagai sookhtbar, di Provinsi Sistan dan Baluchistan di perbatasan dengan Pakistan, di mana Korps Pengawal Revolusi Islam telah memblokir jalan ke kota Saravan, kata juru bicara hak asasi manusia PBB Rupert Colville saat jumpa pers di Jenewa.


Iran sedang menyelidiki insiden di mana setidaknya dua orang Iran ditembak mati minggu ini di perbatasan dengan Pakistan, dan Islamabad telah menyerahkan jenazah salah satu korban, kata kementerian luar negeri Iran seminggu lalu, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/3).

Penembakan terhadap orang-orang yang membawa bahan bakar melintasi perbatasan menyebabkan protes yang menyebar dari kota Saravan ke daerah lain di provinsi tenggara Sistan-Baluchestan, termasuk ibu kota, Zahedan.

Colville mengatakan sulit untuk memverifikasi jumlah korban tewas karena gangguan jaringan data seluler lokal, tetapi beberapa laporan yang belum dikonfirmasi memperkirakan sebanyak 23 orang mungkin telah tewas.

"Kami mengimbau pihak berwenang segera memulihkan akses internet di wilayah yang masih terputus," ujarnya.

Penduduk Sistan-Baluchistan didominasi oleh Muslim Sunni Baluchi, sedangkan sebagian besar orang Iran adalah Syiah. Iran memiliki harga bahan bakar terendah di dunia dan telah memerangi penyelundupan ke negara-negara tetangga.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya